Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MISTERI SURABAYA: Teror Tetangga dengan Pocong, Penjahit di Rungkut Lor Surabaya yang Nyambi Jadi Dukun Diusur Warga

Agung Nugroho • Minggu, 12 Mei 2024 | 20:59 WIB
Ilustrasi pocong yang menghantui pemilik rumah.
Ilustrasi pocong yang menghantui pemilik rumah.

RADAR SURABAYA-Pada tahun 2020 silam, ada sebuah kisah mistis yang sempat menghebohkan warga di aplikasi X/Twitter dan menjadi trending selama beberapa pekan.

Cerita ini dibagikan oleh akun @nightlightsub_ yang juga merupakan saksi atas kejadian mistis yang menimpa keluarga besarnya yang tinggal di daerah Rungkut Lor Surabaya.

Pemilik akun @nightlightsub_ ini mengaku bahwa kejadian tersebut terjadi tahun 2003, saat ia masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) Besar.

Peristiwa ini terjadi pada malam hari ketika ia sedang mencari camilan di kulkas karena perutnya yang keroncongan.

Saat itu tanpa sengaja, pengelihatannya menangkap beberapa gorden di ruangan bergerak-gerak diikuti munculnya aroma busuk yang tidak jelas asalnya.

Dengan rasa penasaran, ia pun memberanikan diri membuka gorden yang berada paling dekat dengannya.

Namun betapa terkejutnya ia ketika melihat pocong di balik gorden tersebut.

Penampakan pocong yang seram dengan wajah menghitam tanpa bola mata membuatnya terkejut. Ia pun menangis dan lari terbirit-birit ke kamar sang nenek yang kala itu sedang sakit stroke.

Akibat stroke itu pula menyebabkan pengelihatan sang nenek terganggu.

Celakanya tak hanya satu, pocong yang lain juga muncul menampakkan diri di balik gorden kamar sang nenek.

Alhasil, tangisan dan teriakan pemilik akun @nightlightsub_ ini pun kian kencang hingga membangunkan seisi rumah.

Akibatnya, sebanyak empat keluarga yang tinggal di lantai dua rumah tersebut beranjak ke kamar sang nenek untuk mengetahui penyebab kegaduhan tersebut.

“Aku nangis sekencang-kencangnya. Bangunlah nenek dan beberapa orang rumah, termasuk mamiku,” ujarnya.

Saat orang-orang di rumah tersebut berkumpul, pocong tersebut menghilang meninggalkan kepulan asap.

Setelah itu, sang ibunda bersama om dan tante memberanikan diri mengecek kembali keberadaan pocong di tempat di mana mereka menampakkan diri sebelumnya.

Tak melihat wujud nyata kedua pocong yang sebelumnya disaksikan sang anak, ibu bersama om dan tante melihat bayangan mahluk astral tersebut dari cermin rumah.

Terkejut, ibu pun langsung lari menuju loteng mengambil pusaka yang berbentuk seperti sepasang golok dengan kain hitam dan putih meliliti ujungnya.

Sang ibu pun menginstruksikan anggota keluarga untuk melepas seluruh gorden di rumah, sementara ia memecahkan cermin menggunakan pusaka yang dibawanya.

Pocong yang kembali menampakkan diri di atas televisi dan pintu kamar pun langsung ditangani sang ibu dengan cara melemparkan garam dapur.

Mengira situasi sudah aman, ibu dan pemilik akun @nightlightsub_ yang sebelumnya membantu melepas gorden itu berjalan ke kamar tempat anggota keluarga lainnya berkumpul.

Namun, pocong kembali menampakkan diri dan membuntuti mereka berdua sebelum akhirnya meludahi punggung sang ibu.

Tindakan pocong ini membuat sang ibu sadar bahwa mereka tidak semata-mata menghantui keluarganya, namun merupakan pocong kiriman seseorang.

“Mereka marah dengan cara nyipratin ludah. Dan kalau sampek ada pocong marah, artinya fix bahwa pocong ini gak murni alias dikendalikan seseorang. Karena sejatinya mereka itu sebenarnya takut juga buat menampakkan diri," jelasnya.

Akibat teror pocong ini, membuat seisi rumah terjaga hingga adzan Subuh berkumandang. Mereka terus berdoa agar teror hantu itu segera sirna.

Keesokan harinya, sang ibu dengan seorang teman yang cukup paham dengan hal mistis seperti ini pergi ke loteng rumah. Mereka juga menyisir genteng hingga akhirnya menemukan dua benda yang mencurigakan.

Benda tersebut merupakan dua buah kain kafan lusuh yang membungkus sebuah tulang dengan campuran tanah kuburan.

“Bentuknya lonjong kayak lontong. Pas dibuka, isinya pretelan tulang campur tanah. Aromanya, fix tanah kuburan,” ungkapnya.

Bungkusan tersebut akhirnya didoakan oleh keluarga dan sejumlah warga yang tinggal di sekitar rumah. Hal ini diyakini dapat membantu mereka untuk mengetahui pengirim pocong tersebut.

Benar saja, setelah didoakan, dua bungkusan kain kafan itu pun terbang menuju ke rumah pengirimnya yang ternyata adalah seseorang yang dikenal sebagai tukang jahit atau penjahit yang tinggal di depan rumah keluarga besar tersebut.

Penjahit itu termasuk orang berada di kawasan itu, serta memiliki beberapa kamar kos untuk disewakan.

Awalnya, keluarga menghampiri rumah si penjahit dan memanggil-manggil namanya. Namun tidak mendapat respons apapun. 

Sehingga salah satu anggota keluarga memanggil polisi untuk mendobraknya.

Setelah didobrak, polisi dan sejumlah warga dikejutkan dengan barang-barang berserakan di lantai yang diduga merupakan alat praktik santet.

Keesokan harinya, polisi berhasil meringkus sang penjahit pengirim santet di kediamannya yang lain berkat salah satu penghuni kos yang membocorkan informasi tersebut.

Ketika ditanyai, si penjahit mengaku dirinya seorang dukun dan telah mempelajari berbagai ilmu perdukunan.

Pocong yang dikirim ke tetangganya, diakui adalah praktiknya yang gagal dan salah sasaran.

Namun sang dukun mengaku kesulitan membatalkan teror karena dua bungkusan kain kafan yang ia kirimkan berada di genteng rumah korban.

Kini, si penjahit sudah diusir dan rumahnya yang telah rata dengan tanah.

Pembongkaran rumah si dukun memerlukan waktu yang cukup lama karena banyak ditemukan benda-benda misterius yang terkubur di bawahnya. (sha/nug)

Editor : Jay Wijayanto
#Trending #Hantu Pocong #Penjahit #kisah mistis #dukun #misteri surabaya #rungkut lor surabaya