SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menyerahkan surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Graha YKP Surabaya. Sebanyak 1.366 orang PPPK mendapat suntikan motivasi dari Wali Kota Surabaya Eri Cahadi.
Cak Eri mengatakan, pengangkatan sebagai PPPK merupakan rezeki bagi yang menerima. Karena itu, dia berpesan, jangan pernah lupa meminta doa dan restu dari kedua orang tuanya.
"Kalau orang tuanya ada di luar kota, telepon beliau, sempatkan itu. Sama seperti saya menjadi Wali Kota Surabaya bukan karena saya sendiri, tapi karena ada doa kedua orang tua yang dikabulkan oleh Tuhan,” kata Cak Eri, Rabu (8/4).
Pada kesempatan itu, Cak Eri juga mengingatkan agar mereka yang sudah diangkat menjadi PPPK lebih semangat lagi dalam bekerja. Sebab, pekerjaan mereka akan sama seperti PNS. Tidak terdampak apa pun dan berpenghasilan tetap.
"Selanjutnya, kalau dapat rezeki jangan lupa bersedekah. Saya ingatkan, rezeki yang kita terima sebagian itu adalah milik fakir miskin yang dititipkan Tuhan kepada kita,” ucapnya.
Pemkot, menurut dia, menggunakan sistem merit. Karena itu, dia meminta agar para penerima PPPK tidak sikut-sikutan dan berebut jabatan.
"Kalau ada yang menjelek-jelekkan pemerintah kota dari dalam, ya jegurno laut ae karena kita cari makannya di pemerintah kota. Kita cari kehidupan keluarga kita di pemerintah kota. Masak, pemerintah kota lalu dijelek-jelekkan, berarti kan orang seperti ini sudah tidak benar,” tegasnya.
Cak Eri berharap kehidupan PPPK ke depan bisa lebih sejahtera lagi. Tahun 2025, para asisten dan sekretaris daerah sudah diminta untuk menyamakan hak-hak PPPK dengan PNS. "Nominalnya, insya Allah, yang terendah di Surabaya sudah di angka Rp 8 juta. Jadi, take home pay-nya sekitar Rp 10 jutaan tahun depan. Semoga berkah,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya Ira Tursilowati mengungkapkan, pada hasil seleksi PPPK tahun 2023 ada 3.496 orang yang akan menerima SK. Pada tahap pertama, pemkot sudah menyerahkan 2.086 SK.
"Nah, yang diserahkan SK PPPK nya kali ini untuk guru sebanyak 1.167, tenaga kesehatan 140, dan tenaga teknis 59,” katanya.
Menurut dia, tahun 2024 pemkot akan membuka pendaftaran CPNS dan PPPK karena jumlah pegawai pemkot masih kurang. (dim/rek)
Editor : Lambertus Hurek