SURABAYA - Dua pria terekam kamera pengawas (CCTV) membobol toko yang dipakai usaha konter dan toko stiker di Jalan Raya Benowo, Surabaya Sabtu (4/5) dini hari. Pelaku berhasil mencuri voucher dan kartu perdana senilai Rp 2 juta.
Selain itu, pelaku juga mencuri alat bor battery dan uang Rp 300 ribu di toko stiker.
Pemilik toko konter Yunita, 24, mengatakan toko diketahui pertama kali dibobol maling saat hendak buka toko Sabtu (4/5) pukul 08.00. Kondisi gembok depan sudah hilang. Setelah korban masuk, di dalam toko berantakan.
"Yang dicuri kotak uang isi uang receh. Kartu perdana dan voucher senilai Rp 1 jutaan lebih. Jadi kerugian total sekitar Rp 2 juta," ucapnya, Senin (6/5).
Dari rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku berjumlah dua orang. Pelaku membobol toko yang dipakai konter terlebih dahulu.
"Pelaku diduga menggunakan cairan kimia untuk merusak gembok. Terus ditunggu, dia bobol toko stiker," terangnya.
Usai membobol toko stiker, pelaku kemudian kembali membobol konter. Menurut Yunita, gembok tokonya sempat dibuang pelaku di got. Kondisinya memang sudah rusak.
"Kalau kejadian pencurian baru pertama kali. Tapi kalau penipuan sudah lima kali kurang lebih," bebernya.
Salah satu modus pelaku penipuan pelaku pura-pura top up saldo dana. Pelaku menjaminkan HP palsu kepada penjaga konter. Setelah itu pelaku kabur.
"Baru menyadari ternyata HP palsu. HP rakitan atau modifikasi," paparnya sambil menunjukkan HP.
Untuk modus lain pelaku diantaranya juga menyaru menjadi petugas kelistrikan. Atas kejadian pencurian tersebut korban mengaku sudah melaporkan kasus ke Polsek Pakal.
Pemilik ruko Dion Rasuna Alamsyah menambahkan, toko satunya yang dibobol toko stiker. Di toko stiker pelaku mencuri alat bor dan uang. "Jumlah pelaku dua orang. Pelaku mencuri pukul 00.22 hingga pukul 00.55," tukasnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek