SURABAYA - Setalah 12 tahun motif seragam jemaah haji tidak pernah berganti, maka di penyelenggaraan haji tahun ini, calon jemaah haji (CJH) akan mendapatkan seragam baru.
Seragam ini lebih fresh dengan warna ungu perpaduan putih dan ada unsur batiknya. Desain ini tentu agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena menggunakan motif batik sekar arum sari dengan filosofi Puspa Nasional Indonesia. \
Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Abdul Haris mengatakan, perubahan seragam dari sisi warna dan motif sebagai penyegaran agar jemaah lebih bersemangat dalam menunaikan ibadah haji.
"Tentang seragam, memang ada perubahan dari sisi warna dan motif. Ini untuk penyegaran dan menambah semangat baru bagi jemaah haji Indonesia," ucap Haris, Rabu (1/5).
Ia juga menyebut bahwa seragam batik dengan tampilan baru ini akan menjadi identitas sehingga akan mudah untuk dikenali oleh jemaah dari berbagai negara di dunia.
Rencananya, seragam haji yang baru ini akan segera dibagikan ke jemaah bersamaan dengan koper sebelum jemaah masuk ke embarkasi Surabaya pada 11 Mei mendatang.
"Ya saat ini sedang proses pendistribusian seragam yang baru ini beserta koper juga di masing-masing kantor kemenag Kabupaten/Kota di Jawa Timur beberapa juga sudah mulai berdatangan dan dibagikan kepada jemaah haji," ujarnya.
Batik baru jemaah haji Indonesia berwarna ungu bermotif sekar arum sari, yang terinspirasi dari melati putih, motif kawung, motif truntum, motif songket dan tenun, serta burung garuda.
Motif ini mengambil filososfi puspa nasional Indonesia yang digambarkan dengan bunga melati putih yang melambangkan simbol kesucian, keagungan, kesederhanaan, ketulusan, keindahan, dan rendah hati.
Dirjen PHU Kemenag RI, Hilman Latief mengungkapkan dalam rangka pengadaan batik haji ini, pihaknya melibatkan UMKM yang berada di berbagai daerah di Indonesia.
"Diperkirakan per jemaah membutuhkan 3 meter kain untuk satu batik, jadi sekitar 700 KM banyaknya jika dibentangkan. Dan kita melibatkan banyak UMKM untuk membuatnya," kata Hilman.
Sebelumnya jemaah haji menggunakan batik berwarna hijau semu putih yang digunakan selama 12 tahun terkahir ini. (rmt/jay)
Editor : Jay Wijayanto