Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan 28 Ribu KSH, Segini Duit yang Dikeluarkan Pemkot Surabaya

Dimas Mahendra • Selasa, 30 April 2024 | 21:06 WIB
BAHAGIA: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan BPJS kepada perwakilan KSH di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (29/4).
BAHAGIA: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan BPJS kepada perwakilan KSH di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (29/4).

RADAR SURABAYA - Sebanyak 28 ribu Kader Surabaya Hebat (KSH) kini dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS mereka dikaver oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Hal ini sebagai bentuk apresiasi pemkot terhadap KSH yang turut menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, mereka yang berjuang untuk Surabaya memang layak untuk mendapatkan support dari pemerintah.

Wali Kota Eri menyebut dalam KSH itu ada sejumlah elemen masyarakat, mulai dari kader PKK, Bunda PAUD, hingga kader lingkungan dan posyandu.

"Siapa pun yang telah berjuang untuk Kota Surabaya dan nampak hasilnya serta mereka benar-benar mau turun ke lapangan, maka kita akan berikan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Wali Kota Eri usai acara penyerahan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis ke KSH di Balai Kota, Senin (29/4).

Wali Kota Eri menyebut, secara umum, seluruh warga Surabaya menurut dia saat ini bisa berobat cukup dengan menunjukkan KTP saja.

Sedangkan bagi elemen masyarakat yang mau turun untuk membantu pemerintah dalam menuntaskan permasalahan sosial di Surabaya, kini diberi fasilitas tambahan yakni BPJS Ketenagakerjaan itu.

"RT-RW kan sudah kami kaver, nanti pengurus lainnya juga akan kita kaver kalau dia benar-benar turun ke lapangan. Kalau di dalam satu RW itu ternyata sudah tidak ada kemiskinan, tidak ada stunting, tidak ada yang putus sekolah, maka semua orang yang bergerak untuk mengatasi itu semuanya, akan kita berikan BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Wali Kota Eri.

Pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini menurut dia merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi para KSH di Surabaya.

Wali Kota Eri mengaku, tanpa adanya bantuan dari para kader itu, pemkot dan DPRD tentu akan kesusahan dalam melakukan intervensi hingga ke kalangan akar rumput.

"Jadi, jenengan ini adalah kekuatan yang luar biasa. Terus membangun untuk Kota Surabaya, jangan pernah terpecah belah hanya untuk kepentingan duniawi karena dunia dan Kota Surabaya ini ada di tangannya Kader Surabaya Hebat. Semoga BPJS Ketenagakerjaan ini bisa bermanfaat bagi kita semuanya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo menyampaikan total adal 28 ribu KSH yang akan dikaver BPJS Ketenagakerjaan ini.

"Jadi, Pemkot Surabaya terus berupaya mensejahterakan warga Surabaya, salah satunya masyarakat pekerja yaitu KSH,” kata Hadi Purnomo.

Hadi mengungkapkan, pada tahun 2023 kemarin, pemkot sudah mengkaver kebutuhan BPJS Ketenagakerjaan untuk kalangan tenaga non ASN. Termasuk Ketua RT dan RW.

Nilai anggarannya untuk non ASN itu menurut dia mencapai angka kisaran Rp 7 miliar.

Sedangkan untuk KSH tahun ini menurut dia nilainya sekira Rp 1,8 miliar.

"Jadi dari total jumlahnya itu 28 ribu KSH dikali perbulannya iurannya Rp 5.400. Nah itu dikali 12 bulan. Itu semua yang ditanggung pemkot. Ini sungguh luar biasa kepedulian Pak Eri dan jajaran Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (dim/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#bpjs ketenagakerjaan #Kader Surabaya Hebat #wali kota surabaya #pemkot surabaya #Eri Cahyadi #iuran bulanan