Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wali Kota Eri Cahyadi Sebut Angka Kemiskinan dan Stunting di Surabaya Turun Berkat Kerja Keras KSH

Dimas Mahendra • Sabtu, 20 April 2024 | 14:04 WIB

 

KOMPAK: Kader Surabaya Hebat bersama Wali Kota Surabaya dan Ketua TP PKK Kota Surabaya saat launching Lomba KSH 2023. (IST/SURABAYA.GO.ID)
KOMPAK: Kader Surabaya Hebat bersama Wali Kota Surabaya dan Ketua TP PKK Kota Surabaya saat launching Lomba KSH 2023. (IST/SURABAYA.GO.ID)

RADAR SURABAYA - Kader Surabaya Hebat (KSH) disebut berperan penting dalam hal mengentaskan kemiskinan dan stunting di Surabaya.

Bahkan, berkat peranan KSH ini, angka kemiskinan pada tahun 2023 kemarin disebut berhasil turun hingga di angka 4,65 persen.

Hal ini terungkap dalam acara halal bihalal Wali Kota dengan KSH di halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (19/4).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan, terima kasihnya pada kerja keras KSH.

Menurut dia, KSH berperan penting dalam membantu pemkot mengentas kemiskinan, pengangguran, stunting hingga anak putus sekolah.

"Semuanya berkat Kader Surabaya Hebat yang saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Karena dengan Kader Surabaya Hebat, Surabaya bisa turun terkait dengan kemiskinan, stunting, hingga pengangguran," kata Wali Kota Eri ditemui usai acara halal bihalal.

Berdasarkan data dari BPS Surabaya, angka Tingkat Pengangguran Terbuka di Surabaya pada tahun 2023, turun lagi menjadi 6,76 persen.

Kemudian untuk kemiskinan tercatat turun di tahun 2023 sebanyak 4,65 persen atau sekitar 136,37 ribu jiwa.

Sedangkan untuk kasus stunting, hingga bulan Maret 2024 kemarin, tersisa hanya 255 anak.

Angka-angka itu menurut Eri tidak lepas dari kerja keras KSH.

Eri menyebut KSH adalah orang-orang yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat lain.

Karena itu, di dalam KSH ini ada RT/RW, LPMK, Bunda Paud, Bunda Posyandu, Kader Lingkungan, PKK, kelompok pengajian, lurah-camat, hingga wali kota.

"Sehingga nanti insyaallah dalam pembentukan Kampung Madani, maka Kader Surabaya Hebat akan menjadi satu dalam setiap RW. Maka di situ tidak ada lagi jentik (nyamuk), tidak ada lagi lingkungan kotor, tidak ada anak yang tidak sekolah," ucapnya.

Eri menyampaikan, selama ini dia ingin membangun Surabaya dengan rasa kekeluargaan.

Dengan kerja keras seluruh pihak seperti KSH, maka menurut dia tidak akan ada lagi anak-anak nakal maupun anak putus sekolah.

"Karena wali kota itu sebenarnya sebagai orang tua, bukan sebagai kepala daerah yang berkuasa, tidak. Tapi sebagai orang tua seperti orang tua lainnya yang kita menyiapkan anak-anak kita, cucu kita menjadi yang terbaik," pungkasnya.

Sebagai informasi, halal bihalal dan silaturahmi bersama KSH ini dilaksanakan secara bergantian di Taman Surya, Balai Kota Surabaya.

Untuk tahap pertama pada Jumat (19/4) pagi, diikuti KSH wilayah Kecamatan Dukuh Pakis, Sawahan dan Tambaksari Surabaya.

Turut hadir dalam halal bihalal itu Ketua TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani, juga diikuti sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD), Camat dan Lurah di lingkup Pemkot Surabaya. (dim/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Bunda PAUD #Rini Indrayani #kemiskinan #kampung madani #Kader Surabaya Hebat #wali kota surabaya #Bunda Posyandu #pemkot surabaya #TP PKK Kota Surabaya #Eri Cahyadi #stunting