Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Persebaya Surabaya Wajib Menang atas Persib untuk Menjauh dari Jurang Degradasi

Rahmat Sudrajat • Sabtu, 20 April 2024 | 01:14 WIB
Pemain Persebaya Surabaya berlatih jelang laga krusial melawan Persib Bandung (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA).
Pemain Persebaya Surabaya berlatih jelang laga krusial melawan Persib Bandung (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA).

 RADAR SURABAYA - Persebaya Surabaya kembali akan menjalani laga pada lanjutan Liga 1 2023/2024 di pekan ke-32 menghadapi Persib Bandung, Sabtu (20/4). Usai digebuk 0-3 Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (16/4), Green Force--julukan Persebaya--akan all out tampil menghadapi laga away melawan Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

Semangat Persebaya dipastikan akan berlipat ganda agar bisa membawa tiga poin ke Surabaya. Apalagi posisi Persebaya di klasemen sementara berada di peringkat ke-12 dengan mengoleksi 39 poin. Tentu posisi ini tidak aman bagi Persebaya karena berdekatan dengan jurang degradasi.

 Reva Adi Utama sebagai kapten tim Persebaya memastikan rekan-rekannya tidak down usai kalah telak 0-3 oleh Dewa United di kandang sendiri. Bahkan tidak akan mencari biang kesalahan permainan dalam laga kemarin.

 "Yang terpenting saat ini kita tetap bisa menjaga mental semua pemain, supaya gak down. Karena ini bukan menunjuk siapa yang salah dalam pertandingan kemarin, tapi kita harus bersama-sama menyelamatkan Persebaya," tegas Reva, Jumat (19/4).

 Pertandingan lawan Dewa United, akan menjadi evaluasi bagi dia dan para pemain lainnya untuk menghadapi Persib Bandung Sabtu sore. "Pertandingan kemarin akan menjadi bahan evaluasi bagi kami dan mempersiapkan mental untuk melawan Persib besok," ujar pemain kelahiran Makassar itu.

 Semangat yang berkobar itu diharapkan bisa dijalankan dengan baik oleh para pemain di lapangan besok. Pasalnya lawan yang akan dihadapi Persebaya, Maung Bandung, julukan Persib Bandung berada di peringkat atas yakni peringkat ke-2 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 56 poin.

 Apalagi dalam pertandingan pertama saat home  dikandang Persebaya, anak asuh Bojan Hodak menang 2-3. Ketika itu Persebaya Surabaya dibawah pelatih Joseph Gombau. Tentu Paul Munster tak ingin memiliki nasib sama saat melawan Maung Bandung.

 Kemenangan atas Persib akan memastikan poin Persebaya tidak akan terkejar lagi oleh Arema yang saat ini berada di peringkat ke 16 dengan mengoleksi 31 atau selisih 8 poin dari Persebaya.

 "Kami akan fokus pada pertandingan berikutnya (lawan Persib, Red). Kami tidak berpikir terlalu jauh ke depan. Kami tetap bersatu. Jika ada yang ingin menyerang tim, serang saya. Tidak masalah. Saya akan melindungi tim," tegas Munster.

 Munster tentu punya strategi dan taktik untuk mengangkat Persebaya. Namun kebersamaan dan kekompakan tim Persebaya menurutnya harus tetap solid. Menang atau kalah tetap diharapakan harus tetap bersatu.

 "Kami harus tetap bersatu dalam situasi apapun Sangat mudah untuk menyerang kami. Sangat mudah untuk mengkritik. Sangat mudah untuk menyalahkan. Kami harus tetap bersatu yang penting. Seperti saya katakan, tim dan suporter, harus tetap bersatu," ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

 Sementara itu pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengaku pertandingan besok tetap menjadi pertandingan klasik. Meski timnya sudah dipastikan lolos champhionship series, anak asuhnya tetap serius menyongsong laga tersebut.

 "Kami tetap ingin mengukuhkan di posisi kedua klasemen liga satu dibawah Borneo FC. Setidaknya dengan kami (Persib, Red) lolos ke championship series anak-anak akan terasa berkurang bebannya. Sehingga mereka tampil lepas saat lawan Persebaya," kata Bojan.

 Pelatih asal Kroasia itu mengaku anak asuhnya tidak dalam kondisi baik. Seperti Beckham Putra Nugraha, Nick Kuipers maupun Stefani Beltrame. "Beberapa pemain tidak dalam kondisi fit untuk bermain 90 menit. Namun kami tetap menyiapkan diri untuk laga besok," pungkasnya. (rmt/rak)

Editor : Lambertus Hurek
#persib bandung #bojan hodak #Persebaya Surabaya #paul munster #Reva Adi Utama