Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sejarah Hari Jadi Kota Surabaya, Ada Rangkaian Acara Seru dan Menarik yang Disiapkan Pemkot

Jay Wijayanto • Senin, 15 April 2024 | 21:41 WIB

 

AGENDA TAHUNAN: Festival Rujak Uleg pada Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) 2023 berlangsung meriah.
AGENDA TAHUNAN: Festival Rujak Uleg pada Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) 2023 berlangsung meriah.

SURABAYA - Tahun ini Kota Pahlawan akan menginjak usia ke-731 tahun tepat pada 31 Mei nanti.

Untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 itu, Pemkot Surabaya bakal menggelar beragam acara meriah. Bahkan salah satu agendanya sudah berskala nasional.

Rangkaian event dalam HJKS tahun ini akan berjalan sebulan penuh. Berdasarkan peringatan HJKS tahun lalu, acara-acara yang sudah disiapkan Pemkot Surabaya dimulai pada awal Mei.

Bahkan, ada event yang akan dimulai lebih awal, misalnya Surabaya Shopping Festival yang sudah berjalan sejak akhir Maret lalu.

Ada berbagai macam event menarik. Mulai dari kegiatan UMKM, festival seni dan budaya (culture and art dan festival) sport event, hingga music concerts dan entertainment.

Seluruh event untuk menyambut HJKS tahun ini adalah kegiatan-kegiatan yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Namun, banyak event dalam HJKS 2024 yang ditunggu masyarakat. Mulai dari warga Surabaya, bahkan dari luar Surabaya. Antara lain, Pasar Malam Tjap Toenjoengan dan Festival Rujak Uleg.

Event Festival Rujak Uleg ini merupakan salah satu cara pemkot untuk melestarikan kuliner khas Surabaya. Rujak cingur merupakan warisan budaya tak benda asli Surabaya. Event ini resmi masuk kalendar nasional dalam Karisma Event Nusantara 2023.

Sejarah Lahirnya Surabaya

Sejarah Kota Surabaya kental dengan nilai kepahlawanan sejak awal berdiri. Istilah Surabaya terdiri dari kata Sura yang bermakna berani dan Baya berarti bahaya. Kemudian diartikan sebagai berani menghadapi bahaya yang datang.

Nilai kepahlawanan tersebut salah satunya mewujud dalam peristiwa pertempuran antara Raden Wijaya dan Pasukan Mongol pimpinan Kubilai Khan pada 1293 silam. Kisah itu cukup monumental bagi Kota Surabaya. Pertempuran itu diabadikan menjadi tanggal berdirinya Kota Surabaya hingga saat ini, yaitu 31 Mei.

Baca Juga: Dispendukcapil Siapkan Strategi Seperti Ini Cegah Masuknya Pendatang Baru ke Surabaya Usai Lebaran

Ada Bukti Tertulis Tentang Sejarah Surabaya

Bukti sejarah menunjukkan bahwa Surabaya sudah ada jauh sebelum zaman kolonial. Itu tercantum dalam prasasti Trowulan I pada 1358 M.

Dalam prasasti tersebut terungkap, Surabaya masih berupa desa di tepi sungai Brantas dan sebagai salah satu tempat penyeberangan penting sepanjang daerah aliran sungai Brantas.

Kota Surabaya pun tercantum dalam Kakawin Nagarakretagama. Penulisnya adalah Empu Prapanca. Isinya tentang perjalanan pesiar Raja Hayam Wuruk pada 1365 M dalam pupuh XVII (bait ke-5, baris terakhir).

Kendati bukti tertulis tertua mencantumkan nama Surabaya, para ahli menduga bahwa wilayah Surabaya sudah ada sebelum tahun-tahun tersebut.

Menurut budayawan Surabaya berkebangsaan Jerman, GH Von Faber, Surabaya didirikan pada 1275 M oleh Raja Kertanegara.

Saat itu wilayah Surabaya menjadi tempat permukiman baru bagi para prajuritnya yang berhasil menumpas pemberontakan Kemuruhan pada tahun 1270 M. (hil/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
#pemkot surabaya atasi covid #kota pahlawan #HJKS ke 731