Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MISTERI SURABAYA: Gedung Setan Banyu Urip dan Penampakan Noni Belanda yang Mati Bunuh Diri di Zaman VOC

Hildan Sepka • Senin, 8 April 2024 | 15:40 WIB
Ilustrasi hantu Gedung Setan di Jalan Banyu Urip Wetan Surabaya.
Ilustrasi hantu Gedung Setan di Jalan Banyu Urip Wetan Surabaya.

SURABAYA - Gedung Setan terletak di Jalan Banyu Urip Wetan, hingga sekarang masih kokoh berdiri.

Bangunan peninggalan kolonial tersebut tampak jelas terlihat dari fly over Pasar Kembang menuju arah Jalan Kedungdoro, Surabaya.

Dari luar, gedung itu tampakbiasa saja, namun di dalamnya terdapat beberapa keluarga yang sudah lama tinggal di sana, sekaligus terdapat sejumlah penghuni tak kasat mata.

Kabar yang beredar, di sana sering terjadi penampakan noni Belanda, yang dikenal sebagai pembantu JA Van Middle Koop, pemilik bangunan yang juga mantan petinggi VOC. Perempuan itu meninggal karena bunuh diri.

Warga setempat menyebut bangunan tua yang sudah lama berdiri dan terdapat pemakaman Tionghoa di sekitarnya itu sebagai “Gedung Setan”.

Dulu ketika malam menjemput, dan minim penerangan sudah tidak banyak orang lewat sana menjadikan tempat tersebut nampak angker.

Kabarnya, sebelum menjadi permukiman seperti sekarang, tanah di sekitar gedung merupakan bekas kuburan Tionghoa.

Jika ditarik garis, menyambung ke area pemakaman Kembang Kuning, sehingga dulu Gedung Setan itu menjadi sebagai tempat tranzst jenazah sebelum dikebumikan.

Kabar yang beredar, konon beberapa rumah yang bediri di tempat ini menempati makam yang jenazahnya belum diambil.

Tak heran jika di gedung ini pun kerap terjadi hal gaib. Beberapa warga kerap menjumpai penampakan mahkluk halus, seperti tampak sekelebat bayangan putih.
Sosok itu kerap bergentayangan di area gedung.

Aktivitas supranatural itu sempat bersinggungan dengan sejumlah warga.

Bahkan, ada warga yang jatuh secara tiba-tiba dari tangga hendak menuju lantai dua.
Konon, tempat paling menyeramkan berada di tangga menuju lantai dua itu dan di belakang yang sudah lama dibiarkan kosong.

Kisah lainnya gedung itu pun menyimpan cerita mengerikan lantaran pada 1948 silam, terjadi kerusuhan di beberapa daerah.

Peristiwa saat itu mengakibatkan warga Tionghoa meninggal karena pembantaian.

Sejak peristiwa itu, banyak Tionghoa datang ke Surabaya. Sebab hanya di Kota Pahlawan terdapat persatuan orang Tionghoa. Gedung Setan ini menjadi suaka mereka.

Awal mula dijuluki Gedung Setan saat masa G30S PKI. Konon saat itu, bakal ada penyerangan pada bangunan itu. Tapi, warga di sana sudah bersiap.

Uniknya, mereka saat itu menyebar kabar bahwa gedung itu terdapat setan yang menakutkan.

Akibatnya, orang-orang yang hendak menyerang itu putar balik lantaran takut.
Sejak peristiwa penting itu, bangunan cagar budaya kelas B itu dijuluki Gedung Setan.(hil/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#noni belanda #VOC #gedung setan #misteri surabaya