MENUNAIKAN salat tarawih pada malam ke-29 sangat istimewa, sebab selain berada di pengujung akhir Ramadan, juga malam ganjil yang menandai kemungkinan datangnya malam malam Lailatul Qadar.
Oleh karena itu, setiap Muslim diharapkan untuk menghidupkan malam Ramadan dengan melaksanakan salat tarawih, witir, dan tahajud.
Salat tarawih diketahui sebagai salat sunah yang memiliki hukum sunah muakkad, yang berarti salat sunah ini sangat dianjurkan dan diperkuat.
Dalam hadist disebutkan fase 10 hari terakhir Ramadan merupakan pembebasan dari api neraka.
فقد روي من حديث سلمان: وهو شهر أوله رحمة وأوسطه مغفرة وآخره عتق من النار. رواه ابن خزيمة في صحيحه 1887 وقال: إن
صح. والبيهقي في شعب الإيمان:
Artinya:
Telah diriwayatkan dari Salman bahwa awal Bulan Ramadan adalah rahmat, di pertengahannya ampunan dan di ujungnya pembebasan dari api neraka.
(Diriwayatkan Imam Baihaqi dalam Kitab Syu'bul Iman).
Nabi Muhammad SAW sendiri selalu melaksanakan salat tarawih dan tidak pernah meninggalkan salat sunah khusus yang dilakukan hanya pada bulan Ramadan ini.
Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk melakukan salat tarawih dengan alasan bahwa siapa pun yang menginginkan pengampunan dosa-dosanya di masa lalu, disarankan untuk melakukan salat sunah ini di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat.
Hadis Nabi SAW tentang Salat Tarawih Malam Ke-29 :
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (متفق عليه)
Artinya:
“Barang siapa melakukan salat (Tarawih) pada Ramadan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’âlâ) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).
Salat tarawih juga disebut memiliki keutamaan atau fadillah tersendiri setiap malamnya.
Kitab Durrotun Nashihin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir All-Khaubawiyyi dijelas salat tarawih memiliki keutamaan atau fadilah pada setiap malamnya.
Termasuk pada salat tarawih pada malam ke-29.
Dalam Kitab Durrotun Nashihin dijelaskan tentang keutamaan salat tarawih malam ke-29.
وَفِى اللَّيْلَةِ التَّاسِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ أَعْطَاهُ اللهُ ثَوَابَ اَلْفِ حَجَّةٍ مَقْبُوْلَةٍ
Artinya:
"Pada malam kedua puluh sembilan, Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima."
Yang jelas, Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda bagi mereka yang melaksanakan ibadah ibadah di bulan amadan. Wallahu a’lam bishawab.(mg1/gus/nug/jay)
Editor : Jay Wijayanto