RADAR SURABAYA - Mendekati Lebaran ribuan warga Surabaya bakal mudik ke kampung halamannya. Volume kendaraan ikut turun signifikan.
Pengamat transportasi Machsus Fawzi mengatakan, pemudik tahun ini lebih banyak karena tak ada lagi pandemi Covid-19. Perekonomian juga pulih.
"Dulu ada pembatasan. Sekarang warga meluapkan kebahagiaan dan mudik ke kampung halaman," kata Machsus kepada Radar Surabaya.
Ia memprediksi 60 persen lebih penduduk Surabaya akan mudik ke kampung halaman. Tahun ini bisa jadi mudik terbanyak selepas covid.
Menurut dia, penduduk Surabaya sebagian besar bukan penduduk asli sehingga mereka cenderung mudik. "Rata-rata penduduk Surabaya bukan asli Surabaya. Jadi, mereka akan mudik ke kampung halaman," ujar pakar dari ITS itu.
Mengantisipasi kemacetan di luar kota, Machsus berharap pemerintah bisa membangun jaringan jalan yang bisa terkoneksi antara tol dan non tol di Jawa Timur.
"Jalur alternatif perlu dilakukan, tapi perlu disiapkan rambu petunjuk untuk memudahkan pergerakan mobilitas masyarakat agar segera lepas di exit tol," katanya. (rmt)
Editor : Lambertus Hurek