RADAR SURABAYA – Menyambut masa angkutan Lebaran 2024, KAI Commuter telah melakukan persiapan di berbagai aspek.
Langkah itu disiplin dilakukan untuk keamanan, kelancaran dan kesuksesan masa angkutan Lebaran tahun 2024.
Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, seperti yang disampaikan Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub terkait hasil survei pergerakan pemudik pada Lebaran tahun 2024 ini, Jawa Timur merupakan salah satu provinsi tujuan mudik.
Diprediksi sebanyak 37,6 juta sebesar 19,4 persen pemudik nasional akan menuju provinsi paling timur di Pulau Jawa ini.
“Untuk itu segala bentuk persiapan kita lakukan agar pemudk yang menggunakan moda KAI komuter bisa mudik dengan aman dan nyaman,” ungkap Anne dalam keterangan resminya, Rabu (3/4).
Di wilayah 8 Surabaya, lanjuut Anne, selama masa angkutan Lebaran KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 60 perjalanan commuter line setiap harinya.
Dngan mengoperasikaan sarana kereta sebanyak tiga trainset KRD dan sembilan rangkaian kereta ekonomi untuk tujuan Surabaya, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu, Siduarjo dan sekitarnya.
“Kami prediksi selama masa angkutan Lebaran 2024 ini, volume pengguna commuter line di Wilayah 8 Surabaya sebanyak 930.853 orang,” sambungnya.
Jumlah itu diperkirakan lebih besar 13 persen dari total volume pengguna yang tercatat pada masa angkutan lebaran tahun 2023 lalu yaitu sebanyak 827.345 orang.
KAI Commuter juga memprediksi puncak volume pengguna commuter line Wilayah 8 Surabaya diperkirakan pada Minggu (14/4) atau H +3 Lebaran, yaitu mencapai 45.087 orang.
Anne menjelaskan, untuk pelayanan dan keamanan selama masa angkutan lebaran ini, KAI Commuter juga menyiagakan 204 petugas pengamanan stasiun dan 93 petugas pengamanan di dalam perjalanan commuter line.
Sedangkan untuk layanan pemesanan atau pembelian tiket, KAI Commuter menyiapkan 85 petugas.
KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya juga memberlakukan kebijakan pelayanan yaitu kursi prioritas sebanyak empat tempat duduk per keretanya yang disediakan di ujung-ujung kereta atau dekat boardes.
Tempat duduk prioritas tersebut dikususkan kepada pengguna prioritas seperti pengguna disabilitas, pengguna lansia, dan pengguna membawa balita selama perjalanan commuter line.
Selain itu, kata Anne, KAI Commuter wilayah 8 Surabaya juga memberlakukan okupansi pengguna maksimal pada setiap perjalanan commuter line.
Jika jarak tempuh commuter line kurang dari 100 km, diberlakukan okupansi sebanyak 150 persen, atau 159 pengguna tiap keretanya.
Sedangkan jika jarak tempuh Commuter Line lebih dari 100 km dibelakukan okupansi sebesar 120 persen dari total kapasitas tempat duduk atau sebanyak 128 orang tiap keretanya.
“Imbauan juga bagi yang akan melakukan perjalanannya menggunakan commuter line di wilayah Surabaya dan sekitarnya agar rencana akan perjalanan sejak awal dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI,” ingatnya.
Pemesanan lewat aplikasi tersebut sudah bisa dilakukan mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan.
Sebelum keberangkatan, pengguna juga harus melakukan boarding di stasiun keberangkatan.
Caranya, siapkan kartu identitasnya untuk mempercepat proses boarding. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa