Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MISTERI SURABAYA: Gedung Mangkrak 20 Tahun di Jalan Raya Ngagel Surabaya, Simpan Kisah Mistis dan Jadi Kerajaan Jin

Jay Wijayanto • Kamis, 4 April 2024 | 00:04 WIB

SURABAYA - Bagi masyarakat yang biasa melintas di kawasan Ngagel, tentunya sudah tak asing dengan bangunan tinggi menjulang setengah jadi yang telah mangkrak berpuluh-puluh tahun ini.

Gedung yang mangkrak di Jalan Ngagel BAT tersebut seakan menjadi siluet yang suram dan menyeramkan di tengah gemerlap Kota Pahlawan, Surabaya.

Gedung yang semula direncanakan sebagai Trade Mall Center (TMC) tersebut telah berhenti proses pembangunannya meskipun secara fisik bangunan sudah selesai.

Berhentinya pembangunan tersebut terjadi sekitar tahun 2000-an dan tidak ada tindak lanjut hingga saat ini.

Gedung tersebut terbengkalai dan memberi kesan angker bagi lingkungan sekitarnya.

Bagus Empu Batu, ketua Komunitas Indigo dan Telepati Surabaya (KITS), menyebut bahwa gedung tersebut telah menjadi sarang jin dan menjadi kerajaan jin.

Menurutnya, gedung tersebut dihuni oleh berbagai makhluk halus seperti pocong, genderuwo, kuntilanak, dan lain sebagainya.

Gedung  mangkrak di Jalan Raya Ngagel yang kini banyak dihuni makhluk astral.
Gedung mangkrak di Jalan Raya Ngagel yang kini banyak dihuni makhluk astral.

Mereka kadang-kadang terlihat dan mengganggu pengendara yang melintas, terutama pada dini hari.

Bagus dan beberapa anggota KITS mengunjungi lokasi tersebut pada malam hari, meskipun tidak bisa masuk karena bangunan tersebut dipagari dengan seng.

Namun, mereka merasakan suasana mistis di sekitar gedung, terutama saat hujan gerimis turun dan minimnya pencahayaan.

Dalam perjalanan malam hari yang mencekam dengan hanya ditemani lampu senter dari handphone tiba-tiba Bagus dirasuki oleh sosok perempuan kecil yang mengaku bernama Andin.

Hal ini membuat tingkah laku Bagus berubah drastis dari pria dewasa menjadi layaknya seperti gadis sekolah dasar.

Andin melalui tubuh Bagus mengungkapkan bahwa berbagai jenis makhluk halus tinggal di dalam gedung,

Makhluk di sana ada pocong, genderuwo, bahkan siluman.

Bentuknya pun beragam, ada yang memiliki mata merah ada pula yang memiliki kuping besar.

Sementara yang lain berkeliaran di sekitar jalan raya (pocong, kuntilanak, dan wewe gombel).

Dia menjelaskan bahwa makhluk halus tersebut memiliki kekuatan besar dan seringkali mengganggu pengendara yang lewat, terutama pada malam hari.

Ia menolak menjelaskan dimana tempat hantu-hantu itu bersarang.

Tak jarang juga makhluk halus itu menampakkan diri ke pengendara yang melintas. ”Biasanya pada malam hari di atas jam 00.00,” ucap Andin melalui bibir Bagus.

Selain itu, terdapat juga sosok gahib yang kerap menyerupai orang tua yang seringkali tiba-tiba menyeberang jalan. Akibatnya, banyak pengendara yang terjatuh.

Namun, kejadian ini kini jarang terjadi. Sasaran utama adalah pengendara yang kurang waspada, terutama yang terlalu terlarut dalam pikiran tanpa berdoa.

Makhluk halus tersebut sering mengikuti dari belakang, meskipun tidak terlalu jauh.

Hal ini menyebabkan banyak cerita dari pengendara yang disentuh atau diusik oleh kuntilanak.

Kawasan tersebut juga sering menjadi tempat terjadinya tindak kejahatan seperti penjambretan.

Makhluk gaib ini seolah mendorong orang untuk melakukan tindakan kriminal.

Sepeninggal Andin di raganya, Bagus lalu menjelaskan bahwa makhluk halus tersebut tidak mengganggu jika tidak diusik, karena mereka tinggal di gedung tersebut sudah ratusan tahun.

Namun, mereka menolak adanya pembangunan atau pemindahan gedung tersebut.

Lupus Susana, salah satu anggota KITS, menyatakan bahwa para jin mungkin bersedia dipindahkan jika ada timbal balik, tetapi hal itu memerlukan komunikasi yang tepat dengan pemimpin mereka. (mg3/rei/nug)

Editor : Jay Wijayanto
#gedung mangkrak #kerajaan jin #kisah mistis #ngagel jaya #misteri surabaya