SURABAYA - Polisi kembali menangani kasus penemuan mayat di tambak. Sebelumnya polisi berhasil mengungkap kasus penemuan mayat yang ternyata menjadi korban pembunuhan di Tambak Keputih, Sukolilo, Surabaya.
Kali ini, seorang penjaga tambak ditemukan meninggal dunia di lokasi tambak yang sama, Minggu (31/3) siang. Hasil penyelidikan sementara, korban diketahui bernama Soepar, 52, warga Jalan Medokan Semampir, Surabaya. Namun, ia diduga meninggal karena sakit.
Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara melalui Kanitreskrim Ipda Aan Dwi menuturkan, penemuan mayat tersebut diketahui sekitar pukul 11.00
Korban ditemukan terjatuh di salah satu tambak dengan posisi kepala masuk ke dalam air di tambak. Polisi juga menemukan sepeda motor korban di sampingnya.
"Dugaan sementara korban sakit dan terjatuh ke tambak hingga meninggal dunia, " ungkap Kapolsek I Made Patera Negara.
Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi sepeda motor korban saat ditemukan dalam kondisi masih menyala.
Tidak hanya itu, standar motor juga sudah turun, bahkan sandal korban terjepit rantai motor.
"Ada beberapa tanda yang menunjukkan korban meninggal karena sakit kemudian terjatuh di tambak," jelasnya.
Meski demikian, proses evakuasi jenazah korban sempat menyulitkan. Seperti kejadian sebelumnya, kasus pembunuhan berencana pencari kepiting, akses masuk ke lokasi sangat jauh.
Ini membuat evakuasi jenazah membutuhkan waktu karena harus dibawa dengan berjalan kaki. Jalan setapak ini juga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor
"Proses evakuasi memakan waktu karena akses jalan tidak ada. Jadi evakuasi dengan berjalan kaki," tutur Kapolsek. (gun/jay)
Editor : Jay Wijayanto