Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Rektor Ubhara Bukber bareng Karyawan dan Serahkan Tali Asih untuk Sopir, Cleaning Service dan Satpam

Lainin Nadziroh • Jumat, 29 Maret 2024 | 21:21 WIB
BERBAGI: Rektor Ubhara Surabaya, Irjen Pol (Purn) Drs Anton Setiadji, SH MH, menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan sopir, cleaning service, dan satpam Ubhara.
BERBAGI: Rektor Ubhara Surabaya, Irjen Pol (Purn) Drs Anton Setiadji, SH MH, menyerahkan tali asih secara simbolis kepada perwakilan sopir, cleaning service, dan satpam Ubhara.

SURABAYA - Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya menggelar buka puasa bersama dengan karyawan di Masjid An Nur, Ubhara, Kamis (28/3). Kegiatan ini diisi dengan beberapa aktivitas sebelum berbuka puasa.

Rektor Ubhara Surabaya Irjen Pol (Purn) Drs Anton Setiadji SH MH tampak hadir di acara tersebut. Dia mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan makin terus meningkatkan silaturahim dengan karyawan.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan tali asih untuk para sopir, tenaga cleaning service dan satpam.

"Peran mereka selama ini sangat penting di kampus. Misalnya untuk bersih-bersih di lingkungan kampus, itu cleaning service yang bekerja," terangnya.

Selama ini, kata dia, biasanya orang hanya melihat kampus dalam kondisi bersih. Namun, sebenarnya ada peran cleaning service yang membersihkannya.

Acara buka puasa bersama diawali dengan doa dan penyerahan tali asih. Berikutnya ada ceramah agama yang disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR RI, Prof Dr Zainuddin Maliki, MSi.

TALI ASIH: Rektor Ubhara Surabaya, Irjen Pol (Purn) Drs Anton Setiadji, SH MH,  foto bersama dengan perwakilan sopir, cleaning service, dan satpam Ubhara, usai penyerahan tali asih.
TALI ASIH: Rektor Ubhara Surabaya, Irjen Pol (Purn) Drs Anton Setiadji, SH MH, foto bersama dengan perwakilan sopir, cleaning service, dan satpam Ubhara, usai penyerahan tali asih.

Prof Zainuddin menjelaskan tentang pentingnya menuntut ilmu. Selain itu, dalam menuntut ilmu, juga tetap harus berhati-hati. Ia mencontohkan kasus yang saat ini jadi perhatian tentang masalah perdagangan manusia yang dibungkus dengan kegiatan magang ke luar negeri.

"Ini tentu sangat memprihatinkan," jelasnya.

Apalagi, ada kabar diduga ada 33 kampus di Indonesia yang terlibat dalam masalah ini.

Karena itu, pihaknya menyarankan untuk selalu waspada sebelum mengambil keputusan.

Usai ceramah agama, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Maghrib. (nin/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#tali asih #buka puasa bersama #Ubhara Surabaya