RADAR SURABAYA - Suasana Pasar Bong di Jalan Slompretan, Surabaya, kembali bergairah setelah sempat terpukul selama pandemi. Pasar grosir kain dan pusat oleh-oleh haji dan umrah ini makin bergairah selama bulan Ramadan.
Sejumlah pedagang menyebut transaksi barang-barang mulai melonjak pada pekan pertama bulan puasa. Busana muslim serta alat-alat sembahyang seperti mukena, sajadah, dan sarung, sejak seminggu terakhir.
"Lebih ramai setelah puasa 10 hari. Bisa 40 persen sampai 60 persen. Tapi omzet pedagang berbeda-beda," kata Siti, salah satu pedagang di Pasar Bong.
Seperti di kawasan Kembang Jepung, Jalan Slompretan, Jalan Kopi, dan sekitarnya, Pasar Bong ini melayani partai besar alias grosiran. Pedagang-pedagang membeli barang dalam partai besar untuk kulakan di toko atau lapaknya.
"Dari dulu banyak pedagang dari luar pulau (Jawa) yang langganan di sini. Makanya selalu ada pesanan dari berbagai kota," kata Siti.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, menurut dia, transaksi di Pasar Bong akan melonjak pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Sebab, warga biasanya memborong mukena, sarung, sajadah dan sebagainya untuk dibawa pulang mudik ke kampung halaman.
"Insya Allah, tahun ini lebih ramai meskipun barang-barang pada naik semua. Namanya juga oleh-oleh pasti ada saja yang datang belanja ke sini," kata Siti. (rek)
Editor : Lambertus Hurek