Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SEJARAH: Bungurasih Sidoarjo Adalah Desa Kuno yang Berdiri sejak Abad ke-Sembilan, Begini Ceritanya

Nofilawati Anisa • Senin, 25 Maret 2024 | 21:49 WIB

 

MASUK: Pintu masuk Terminal Bungurasih, terminal bus terbesar di Jawa Timur. (IST)
MASUK: Pintu masuk Terminal Bungurasih, terminal bus terbesar di Jawa Timur. (IST)

RADAR SURABAYA - Desa Bungurasih terletak di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Desa Bungurasih sangat terkenal karena sejumlah sebab. 

Salah satunya karena di desa ini berdiri Terminal Purabaya, yaitu teminal bus terbesar di Jawa Timur.

Saking terkenalnya, orang lebih mengenal Terminal Purabaya sebagai Terminal Bungurasih.  

Faktanya, Desa Bungurasih ternyata merupakan sebuah desa kuno yang telah eksis sejak abad ke-sembilan.

Tepatnya sudah eksis sejak tanggal 31 Oktober 866 Masehi (M).

Dilansir dari Sandhya Citralekha, hal ini diungkap sendiri oleh ketiga narasumber yang hadir di acara “Sarasehan Makam Mbah Bungur dan Desa Bungurasih” di Royal Tretes View Hotel, Pasuruan.

Tiga narasumber tersebut adalah Henri Nurcahyo, budayawan sekaligus warga desa Bungurasih, TP Wijoyo dan Dr. Sudi, keduanya pegiat sejarah, serta Mashuri dari Badan Riset Ilmu Nasional (BRIN).

Di acara yang digelar langsung oleh Pemerintah Desa Bungurasih itu, ketiga narasumber tersebut juga setuju bahwa nama Desa Bungur Lor telah disebutkan di dalam Prasasti Gedangan (Prasasti Kancana).

Sesaat setelah Raja Rakaiwangi mengeluarkannya pada tanggal 31 Oktober 866 M kepada pendeta Buddha Di Bodhinimba untuk pemenuhan kewajiban sebagai pemelihara bangunan suci Kañcana.

Desa-desa lain yang dulunya memiliki nama yang berbeda dengan yang sekarang pun dibuktikan telah ada sejak tahun 860 M.

Seperti desa Kruyyak (sekarang Kureksari), Wagai, (Wage); Gesang, (Pagesangan), Warungkud (Rungkut), Ganting (Ganting), Pamasangan (Masangan), Wdi (Wedi), dan juga Camunda (Jemundo).

Hal ini karena menurut prasasti tersebut, perwakilan-perwakilan desa tersebut lah yang menjadi saksi ditetapkannya desa Bungur sebagai desa Sima. (sha/nug)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#desa bungurasih #Kabupaten sidoarjo #terminal bungurasih #kecamatan waru #sejarah