Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

CJH Kota Surabaya Siap-Siap Suntik Meningitis, Catat Jadwal dan Lokasinya

Rahmat Sudrajat • Minggu, 24 Maret 2024 | 05:53 WIB

 

PELUNASAN HAJI: Sejumlah calon jemaah haji asal Surabaya melakukan pembayaran pelunasan biaya haji tahun 2024, di kantor Bank Syariah Indonesia, Senin (12/2). (ANDY S/RADAR SURABAYA)
PELUNASAN HAJI: Sejumlah calon jemaah haji asal Surabaya melakukan pembayaran pelunasan biaya haji tahun 2024, di kantor Bank Syariah Indonesia, Senin (12/2). (ANDY S/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Calon jemaah haji (CJH) asal Surabaya akan menjalani suntik vaksinasi sebagai syarat keberangkatan ke tanah suci Mei mendatang.

Pelaksanaan suntik meningitis akan digelar di 63 puskesmas yang tersebar di Surabaya mulai 25 Maret mendatang.

Kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya tengah melakukan pelaksana distribusi vaksin meningitis dan influenza sesuai dengan kebutuhan.

Sebelumnya telah dilakukan verifikasi dan validasi data perencanaan kebutuhan CJH asal Surabaya yang sudah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH)

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan para CJH wajib menjalani suntik meningitis.

Mereka yang divaksin meningitis merupakan CJH yang sudah dinyatakan istithaah dan Istithaah dengan pendampingan serta sudah melunasi BIPIH.

"Vaksinasi meningitis akan dilaksanakan di puskesmas sesuai alamat domisili jemaah haji tanpa dipungut biaya. Jadi pemeriksaan kesehatan dan vaksin meningitis ini wajib dan jadi syarat sebelum berangkat ke tanah suci," kata Nanik, Sabtu (21/3).

Nanik menjelaskan bagi CJH yang hendak melakukan vaksin meningitis selain telah istithaah dan melunasi BIPIH, juga harus mengumpulkan fotocopy bukti pelunasan sebagai syarat permintaan vaksin meningitis.

Selain itu sebelum dilakukan vaksin atau suntik meningitis dan influenza CJH akan dilakukan Plano test pada WUS.

CJH juga wajib melengkapi vaksin Covid-19 baik primer maupun booster.

"Efektivitas vaksin baru akan terbentuk dalam 10 hingga 14 hari setelah vaksinasi," terangnya.

Pihaknya akan menyediakan vaksin meningitis sebanyak 2.585 vial dan untuk vaksin influenza sebanyak 1.846 vial.

Jumlah tersebut juga disesuaikan bagi jemaah yang sebelumnya sudah melakukan vaksinasi meningitis.

"Kan ada yang masih berlaku vaksinasi meningitis, jika masa berlaku vaksinasi meningitis sudah habis makan segera melakukan ulang," ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau para CJH untuk segera mewaspadai penyakit selama menunaikan ibadah haji, antara lain Covid-19, penyakit menular seperti TB, cacar, pneumonia.

"Selain itu beberapa penyakit seperti kolera, MERS, Ebola, meningitis, hipertensi, jantung koroner hingga PPOK," ujar Nanik.

Selain itu untuk penyakit yang ditetapkan tidak laik terbang dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Yakni penyakit menular berpotensi wabah, penyakit yang berhubungan dengan ketinggian, penyakit dengan keadaan saturasi oksigen yang kurang, dan penyakit yang membahayakan orang lain dan penerbangan (misal skizofrenia akut).

"Kami juga akan melakukan pemantauan kesehatan secara berkala, dilakukan rujukan untuk konsultasi lebih lanjut dan akan dilakukan evaluasi terkait kesehatannya sampai dengan masa keberangkatan melalui pemeriksaan kebugaran yang dilakukan secara rutin oleh puskesmas," terangnya.

Nanik mengaku sudah mengirimkan surat kepada Kepala Puskesmas Nomor: 400.7.26 /5279/436.7.2/2024, tentang Teknis Pelaksanaan Pelayanan Vaksinasi Meningitis dan Influenza Jemaah Haji Kota Surabaya Tahun 2024.

Selain itu kewajiban mengikuti suntik atau vaksinasi meningitis diatur di dalam ketetapan surat edaran nomor HK. 02.02/C.I. /9325/2022 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis Bagi Jemaah Haji dan Umrah, yang diterbitkan pada 11 November 2022.

Sementara itu pelunasan biaya haji di tahap kedua akan berakhir hingga 26 Maret mendatang.

Kota Surabaya mendapatkan kuota 3.242 CJH yang akan berangkat ke tanah suci pada musim haji tahun ini. (rmt/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #jadwal #CJH 2024 #meningitis #lokasi