Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gempa Susulan Tuban Terasa Lebih Kuat dari Yang Pertama, Warga Surabaya Kembali Berhamburan ke Luar Gedung

Mus Purmadani • Sabtu, 23 Maret 2024 | 00:07 WIB

 

PETA: Episentrum gempa Tuban yang terjadi hingga belasan kali, Jumat (22/3). (JPC)
PETA: Episentrum gempa Tuban yang terjadi hingga belasan kali, Jumat (22/3). (JPC)

RADAR SURABAYA – Gempa susulan kembali terjadi di Tuban, Jumat (22/3).

Kali ini kekuatannya justru lebih besar bila dibandingkan dengan gempa yang pertama kali.

Kekuatan gempa susulan kali ini adalah Magnitudo 6,5.

Gempa susulan yang lebih kuat kembali terasa hingga di Surabaya pada pukul 15.52 WIB.

Lokasi episenter gempa di lokasi 5,76 LS, 112,33 BT (130 km Timur Laut Tuban, Jawa Timur). Dengan kedalaman 10 kilometer.

Total ada tiga kali gempa yang terasa di Surabaya.

Yang pertama pukul 11.52 WIB dengan Magnitudo 6.0.

Kedua pada pukul 12.31 WIB dengan Magnitudo 5,3.

“Gempa yang ketiga ini malah jauh lebih kuat dari yang pertama dan kedua,” kata Indah, salah satu karyawan di kawasan Kembang Jepun Surabaya.

Tampak karyawan-karyawan yang berada di bangunan bertingkat, memilih berhamburan ke luar gedung.

Misalnya karyawan di salah satu bank swasta di kawasan Jalan Kembang Jepun Surabaya.

Dalam peringatan dini yang diekspose melalui sistem aplikasi infoBMKG di Jakarta, gempa berkekuatan magnitudo 6,5 itu terjadi pada pukul 15.52 WIB.

Pusat gempa berada di laut pada jarak 130 kilometer timur laut Tuban, dengan kedalaman 10 kilometer.

Selain Tuban yang merasakan getaran dengan skala intensitas III-IV, juga dirasakan oleh masyarakat di Semarang dan Blora.

Selanjutnya, D.I Yogyakarta, Banjar, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Pasuruan.

Setiap daerah itu merasakan getaran gempa skala intensitas III-IV (MII) yang bermakna getaran gempa dirasakan oleh semua orang secara nyata di dalam rumah, hingga benda berat bergoyang dan kerusakan ringan pada bangunan.

Merespons hal tersebut sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan Jawa Tengah telah menyiagakan personel ke setiap daerah yang turut merasakan dampak gempa.

Para personel BPBD tersebut ditugaskan untuk melakukan pendataan dampak yang ditimbulkan oleh gempa, memastikan kondisi dan penanganan lebih lanjut termasuk proses evakuasi warga. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Gempa Tuban Jatim #gempa susulan #surabaya #magnitudo