Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jejak Pabrik Gula Goebeng di Surabaya, Awalnya Milik Penguasaha Jawa Soemo Di Werio

Lambertus Hurek • Jumat, 22 Maret 2024 | 18:14 WIB
Kawasan di Jalan Sumatera, Surabaya, ini diduga tempo doeloe jadi Pabrik Gula Goebeng.
Kawasan di Jalan Sumatera, Surabaya, ini diduga tempo doeloe jadi Pabrik Gula Goebeng.

RADAR SURABAYA - Tidak banyak yang tahu bahwa tempo doeloe pernah ada belasan pabrik gula atawa suikerfabriek (SF) di Surabaya pada masa Hindia Belanda. Di buku Oud Soerabaia karya GH von Faber ada pembahasan mengenai industri gula di Surabaya.

Pada tahun 1859 Pabrik Gula (PG) Goebeng dimiliki oleh orang Jawa. Soemo Di Werio, begitulah tulisan yang ada di catatan Belanda membahas tentang pembelian tanah di Goebeng Djepit di tahun 1813 oleh Soemo Di Werio seharga 4,888 dolar Spanyol.

Tahun 1850, keluarga Soemo Di Werio mendirikan Pabrik Gula Goebeng. Agung Widyanjaya, pemerhati pabrik gula di Jawa Timur, memperkirakan bekas PG Goebeng saat ini berada di Jalan Sumatera.

"Saya perkiraan di sekitaran Pengadilan Tinggi ke selatan, tidak jauh dari anak sungai percabangan Kalimas yang menuju ke arah Gubeng," kata Agung.

Ada yang menyebutkan pabrik gula ini sebagai Bamboe Suikerfabriek. Awalnya Pabrik Gula Goebeng beroperasi dengan cara kuno, yakni menggunakan chinesemolen yang ditarik dengan menggunakan kerbau. Hasil produksi gula ini diperdagangkan secara pribadi.

"Pada tahun 1908, Gemeente Surabaya membangun kawasan pemukiman di daerah Gubeng dan membeli tanah di Gubeng dari keturunan Ngabehi Soemodiwirjo seharga NLG 150,000," tutur Agung. (rek)

Editor : Lambertus Hurek
#PG Goebeng #chinesemolen pabrik gula #pabrik gula di surabaya #eks pabrik gula di surabaya