Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Misteri Museum Kesehatan Surabaya Eks RS Aborsi: Tempat Berkumpulnya Makhluk Astral, Genderuwonya Nyebelin

Jay Wijayanto • Rabu, 20 Maret 2024 | 13:05 WIB
Museum Kesehatan yang dulu dipakai RS Kelamin dan RS Abortus.
Museum Kesehatan yang dulu dipakai RS Kelamin dan RS Abortus.

SURABAYA-Tidak sedikit bangunan peninggalan Belanda di kawasan Surabaya yang menyimpan kisah-kisah misteri.

Salah satunya adalah Museum Kesehatan Dr. Adyatma di Jalan Indrapura, Krembangan, Surabaya, yang dikenal oleh masyarakat sebagai Rumah Sakit (RS) Kelamin sejak 1953.

Bangunan ini memang pernah dimanfaatkan sebagai rumah sakit Lembaga Pusat Penyelidikan dan Pemberantasan Penyakit Kelamin (LP4K) dan RS Abortus, sebelum akhirnya diresmikan menjadi Museum Kesehatan pertama di Indonesia pada Desember 2003.

Bahkan, bangunan ini sempat pula digunakan sebagai RS Darurat COVID-19 untuk menampung pasien isolasi di Jatim pada medio 2020-2021 lalu.

Dengan sejarahnya, rumah sakit yang menjadi tempat berjatuhannya korban jiwa dari para pasien tak heran jika bangunan ini menyimpan kisah misteri yang sering menghantui orang-orang di sekitarnya.

Warga yang berada di sekitar Museum Kesehatan yang juga dikenal sebagai museum santet ini, mengaku kerap melihat berbagai penampakan.

Saat tertentu, muncul penampakan kaki yang berjalan tanpa tubuh di lorong bangunan.

Kadang juga terdengar suara tangisan anak-anak hingga munculnya sosok sundel bolong.

Seorang penjaga gedung, Suparman, menilai tidak ada makhluk halus yang bermaksud menganggu warga apalagi pasien.

Meskipun, Suparman tidak menampik bahwa selama 36 tahun bekerja sudah pernah menjumpai berbagai macam sosok mahkluk halus di tempat kerjanya.

“Momennya secara kebetulan, bisa dibilang kalau lagi apes ya pasti mereka memperlihatkan diri. Semisal kita lagi melamum, pasti mereka langsung menampakkan diri,” ujar Suparman.

Lorong RS Kesehatan tempat dimana mahluk astral kerap menampakkan diri.
Lorong RS Kesehatan tempat dimana mahluk astral kerap menampakkan diri.

"Dulu, malah pas awal-awal saya kerja di sini, di salah satu ruangan steril di bagian belakang ini, saya sering sekali mendengar suara anak kecil ketawa-ketawa, terus nangis. Saya mengira memang ada orang yang sedang dirawat. Pas saya cek, ternyata kosong. Kata orang lama, itu tanda (ingin) kenalan," katanya.

Suparman mengaku, hantu yang sering ia temui macam-macam. Mulai dari sundel bolong, hantu anak kecil, dan tuyul.

Terkadang muncul gangguan tanpa wujud, seperti suara tangisan perempuan di malam hari dan suara rintihan perempuan yang kesakitan.

Menurutnya, satu gedung apalagi bangunan lama dan peninggalan sejarah yang kental pasti dihuni makhluk halus.

Namun, ia memastikan hantu di RS itu tidak akan mengganggu manusia.

"Insyaallah tidak akan mengganggu. Tapi ya mungkin kalau apes mereka nongol. Ya pokoknya tidak ganggu. Kalau kuntilanak tidak ada, adanya ya sundel bolong, kalau tidak ya hantu perempuan," jelas Suparman.

Ada juga cerita dari Husnan, penjaga museum yang kerap melihat penampakan anak kecil yang sering mengganggunya.

Juga, sosok hantu perempuan yang berwujud wewe gombel.

Ia memaklumi sosok yang sering mengganggunya lantaran ia menyatakan dulunya bangunan ini sempat dijadikan RS aborsi karena banyak janin yang digugurkan dan banyak perempuan yang meninggal saat proses aborsi.

"Janin berwujud menjadi bayi nakal yang meneror saya setiap malam, dengan berlarian ke sana ke mari, bahkan tak segan menimpuk kepala saya dengan batu. Ada lagi perempuan yang meninggal menghantui saya dengan berwujud wewe gombel," aku Husnan.

Husnan seakan sudah terbiasa dengan situasi ini, meski juga terasa sangat mengganggunya.

Husnan mengaku pernah bertemu sosok genderuwo yang membuatnya ketakutan dan trauma. Sebab dalam pertemuan itu, ia pernah dibanting dengan keras ke tembok bangunan.

"Saya tidak kuat sama genderuwo penunggu museum, berpawakan besar, warnanya hitam kelam dan berbulu lebat, kemudian matanya merah menyala," rincinya.

Ceritanya, saat itu ia bertepatan jaga malam dan terjebak hujan. Sehingga dirinya harus menunggu di museum hingga tengah malam. Apesnya, tiba-tiba sosok genderuwo berwujud bayangan hitam itu pun muncul.

"Saya sudah merasa tidak enak, mencium bau-bau khas ketela bakar. Eh, kok di pojokan muncul kepala besar hitam seperti singa bermata merah, saya diangkat dan lantas dibanting ke tembok, glodakkkk..!!," ingat Husnan. (mg3/rei/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#rs kelamin #rs adyatma #rs abortus #misteri surabaya #museum kesehatan