RADAR SURABAYA - Polisi masih mendalami kasus temuan kerangka diduga laki-laki di Taman Bundaran Waru, bawah jembatan Tol Waru-Juanda, Dukuh Menanggal, Gayungan, Surabaya.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum et repertum dan pemeriksaan forensik dari RSUD dr Soetomo.
"Kita masih menunggu hasil visum dari RSUD dr Soetomo. Untuk saksi yang dimintai keterangan dua orang," ujar Kapolsek Gayungan Kompol Catur Sulistyantomo melalui Kanit Reskrim Ipda Robhen Sutono, Selasa (19/3).
Dua orang saksi itu, Andi dan Randi adalah orang yang pertama kali menemukan kerangka di tengah Taman Bundaran Waru, Senin pagi (18/3).
Menurut Robhen, dari keterangan saksi terakhir membersihkan rerumputan di sekitar lokasi kejadian pada 16 Desember 2023 lalu.
"Keterangan saksi 16 Desember 2023 lalu saat membersihkan rerumputan di lokasi, belum ada kerangka (mayat)," ungkapnya.
Pihaknya juga mengaku belum berani menyimpulkan kapan korban meninggal dunia.
Untuk menyelidiki terkait sosok kerangka, polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya.
"Kita akan koordinasi dengan Dishub untuk cek CCTV di Bundaran Waru, atau dari (pihak) jalan tol kalau ada," terangnya.
Seperti diberitakan, kerangka manusia diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Taman Bundaran Waru, Gayungan Surabaya, Senin (18/3) sekitar pukul 07.30.
Kerangka manusia tersebut kini telah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo, Surabaya untuk dilakukan visum dan identifikasi.
Kapolsek Gayungan Kompol Catur Sulistyantomo saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan kerangka manusia di Bundaran Waru, Surabaya.
"Kerangka manusia Mr X. Kerangka sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo, Karangmenjangan," ujarnya kepada Radar Surabaya, Senin (18/3).
Pihaknya mengungkapkan, Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Tim Unit Reskrim Polsek Gayungan sudah melakukan olah TKP.
Dari lokasi kejadian selain ditemukan kerangka manusia, juga ditemukan tas, pakaian yang diduga dikenakan korban dan sarung. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa