Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MISTERI SURABAYA: Aura Mistis dan Penampakan Noni Belanda di Gedung Grahadi Surabaya

Jay Wijayanto • Selasa, 19 Maret 2024 | 15:44 WIB
Gedung Grahadi yang tampak megah dan indah sesuai namanya yang diambil dari bahasa Sansekerta; Graha Adi.
Gedung Grahadi yang tampak megah dan indah sesuai namanya yang diambil dari bahasa Sansekerta; Graha Adi.

GEDUNG Negara Grahadi yang menjadi Kantor Gubernur Jawa Timur di kawasan Jalan Gubernur Suryo Surabaya memang tampak megah. Namun aura mistis tak terhindarkan di sana.

Ini karena adanya kesaksian sejumlah penampakan yang kerap terjadi di sekitar gedung yang dibangun pada tahun 1795 tersebut.

Bangunan bekas rumah tinggal penguasa Jawa Bagian Timur, Dirk van Hoogendorp, ini seringkali menjadi tempat munculnya sosok wanita Belanda yang dikenal dengan sebutan Noni Belanda.

Gedung Grahadi awalnya memang menghadap ke arah sungai Kalimas yang saat ini berada di belakangnya.

Pada masa itu, gedung ini merupakan tempat peristirahatan bagi para pejabat Belanda yang menikmati teh sambil menikmati pemandangan hilir mudik perahu di Kalimas.

Pada tahun 1802, posisi gedung ini diubah oleh Gubernur Jenderal Daendels menghadap ke selatan atau menghadap ke Jalan Raya Daendels (Jalan Gubernur Suryo) seperti yang terlihat saat ini.

Di balik kemegahannya, perbincangan mengenai penampakan menjadi topik yang sering dibicarakan di kalangan para pekerja di Gedung Grahadi.

Penampakan tersebut seringkali terjadi di tingkat dua gedung tersebut yang dikelilingi balkon indah.

Menurut para pekerja di Gedung Grahadi seringkali merasakan aura mistis di sekitar gedung berwarna putih tersebut.

Dia mengakui bahwa memang ada perasaan yang berbeda ketika bekerja di Gedung Grahadi dibandingkan dengan bangunan lainnya.

"Ada aura mistis yang berbeda di gedung ini. Beberapa orang menyebutnya angker. Karena itu, kami akan melakukan ritual khusus sebelum memulai renovasi total pada ruangan bagian dalam Gedung Grahadi," kata Wiratmoko, mandor proyek di Grahadi seperti dikutip dari Okezone.com, Selasa (23/8).

EMPAT PILAR: Pilar-pilar kokoh yang menaungi teras depan Gedung Grahadi Surabaya.
EMPAT PILAR: Pilar-pilar kokoh yang menaungi teras depan Gedung Grahadi Surabaya.

Hal serupa dialami Rahmat, salah satu pekerja di lingkungan Gedung Grahadi.

Rahmat mengakui bahwa gedung tersebut memancarkan keindahan karena merupakan bangunan bersejarah yang terawat dengan baik.

Namun, penampakan mahluk astral sering terjadi di lantai dua.

Kadang-kadang muncul sosok wanita cantik yang mengenakan pakaian putih ala Noni Belanda.

Menurut Rahmat, penampakan tersebut juga muncul saat gedung Grahadi mengalami renovasi beberapa waktu yang lalu.

Untuk menghindari gangguan dari 'penghuni' tersebut, pelaksana proyek renovasi harus melakukan ritual sebelum memulai pekerjaan.

Rahmat menceritakan bahwa beberapa pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut merasakan adanya aura mistis di sekitar mereka.

Meskipun begitu, Gedung Grahadi dijadikan salah satu destinasi wisata di Surabaya yang dibuka sebagai obyek wisata sejak tahun 1991 bersamaan dengan Kantor Gubernur Jawa Timur yang terletak di Jalan Pahlawan. (mg1/gus/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#aura mistis #gedung grahadi #noni belanda #misteri surabaya