Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-7, Seakan-akan Menolong Nabi Musa dari Serangan Fir'aun dan Haman

Jay Wijayanto • Senin, 18 Maret 2024 | 19:02 WIB
Ilustrasi Nabi Musa AS membelah sungai Nil dengan tongkatnya saat dikejar Fir
Ilustrasi Nabi Musa AS membelah sungai Nil dengan tongkatnya saat dikejar Fir

DI samping melaksanakan kewajiban berpuasa, umat Islam juga dianjurkan untuk meningkatkan ibadah sunnah di bulan Ramadan. Salah satunya dengan menunaikan salat tarawih.

Tarawih berasal dari bahasa Arab yang merupakan bentuk jamak dari تَرْوِيْحَةٌ, yang berarti "waktu sesaat untuk istirahat."

Dalam konteks salat, tarawih merujuk pada salat sunnah yang spesifik dilakukan pada malam-malam Ramadan.

Menurut istilah, tarawih digunakan karena pada saat melaksanakan salat ini, orang yang menjalankannya beristirahat sejenak di antara dua salam, atau beristirahat setiap empat rakaat.

Salat tarawih merupakan salat sunnah yang dijalankan pada malam-malam bulan Ramadan. Pelaksanaan salat tarawih dapat dilakukan sendiri di rumah maupun berjamaah di masjid atau musala.

Hukum melaksanakan salat tarawih adalah sunnah. Tetapi termasuk dalam kategori sunah muakkadah atau yang sangat ditekankan/dianjurkan.

Umat muslim menunaikan salat tarawih di Masjidil Haram, Makkah.
Umat muslim menunaikan salat tarawih di Masjidil Haram, Makkah.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang salat malam di bulan Ramadan (salat tarawih) karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkanlah dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, salat tarawih juga memiliki keistimewaan masing-masing di setiap malamnya.

Berdasarkan kitab Durratun Nashihin yang merupakan karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi, ini adalah keutamaan salat tarawih pada malam ketujuh.

وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا اَدْرَكَ مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَنَصَرَهُ عَلَى فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ

Artinya: "Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir'aun dan Haman."

Demikian fadhilah atau keutamaan salat tarawih di malam ketujuh. Semoga kita selalu istiqomah menunaikan ibadah salat malam ini untuk meningkatkan pahala. Sebab sesuai janji Allah SWT, setiap amal kebaikan di bulan Ramadan akan diganjar pahala yang berlipat-lipat. (mg1/gus/jay) 

Editor : Jay Wijayanto