Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Eksistensi Pasar Blauran Surabaya, Punya Ciri Khas yang Mengikat Memori Masyarakat

Jay Wijayanto • Jumat, 15 Maret 2024 | 03:05 WIB
Pedagang kue dan aneka jajanan di Pasar Blauran Surabaya.
Pedagang kue dan aneka jajanan di Pasar Blauran Surabaya.

SURABAYA - Keberadaan pasar tradisional yang kaya akan budaya dan kuliner tetap memiliki daya tarik bagi masyarakat selama Ramadan, salah satunya adalah Pasar Blauran.

Pasar Blauran adalah salah satu dari sekian banyak pasar lawas di Surabaya yang masih bertahan, sebuah pusat kegiatan ekonomi dan budaya yang terikat erat di memori masyarakat.

Berdiri sejak zaman kolonial Belanda, Pasar Blauran tetap dapat mempertahankan eksistensinya sebagai pasar dengan ciri khas kulinernya yang sangat beragam.

Pasar ini dapat menjadi salah satu tujuan utama bagi masyarakat Surabaya yang mencari makanan khas untuk berbuka puasa, baik makanan berat hingga makanan ringan.

Pasar Blauran menawarkan berbagai jenis kuliner khas JawaTimur, seperti soto, tahu campur, lontong balap, rujak cingur, dan masih banyak lagi.

Keberagaman kuliner yang terpajang di sepanjang lorong menciptakan suasana yang khas dan menjadikan pasar ini sebagai salah satu tempat yang dicintai oleh warga Kota Pahlawan.

Aneka jajan-jajanan seperti kue cucur, apem, lemper, bika ambon, risoles, pukis, dan per-kue-an manis dapat ditemui di deretan utama pasar yang menjadi ciri khasnya.

Tiap Ramadan pasar ini akan ramai diserbu pembeli yang sedang berburu takjil sembari menikmati suasana ngabuburit.

Pasar Blauran Baru tampak dari pintu masuk Jalan Kranggan sebelah BG Junction.
Pasar Blauran Baru tampak dari pintu masuk Jalan Kranggan sebelah BG Junction.

“Apalagi jajanan di sini murah-murah dan pilihannya banyak,” ucap Tini, salah satu pedagang jajanan pasar di Blauran.

Tak hanya makanan, terdapat juga aneka macam minuman tradisional seperti es campur, es dawet, es cincau, dan masih banyak lagi.

Pengunjung dapat merasakan vibes pasar tradisional yang masih kental.

Baca Juga: Ke Pasar Blauran Surabaya, Jangan Lupa Coba 5 Kuliner Ini

Eksistensi Pasar Blauran bukan hanya tentang keberagaman kuliner dan nuansa tradisional yang terjaga, tetapi juga tentang mempertahankan warisan budaya untuk generasi mendatang.

Dengan tetap mengakar pada nilai-nilai lokal, pasar ini berfungsi sebagai penjaga sejarah dan memiliki daya tarik tersendiri bagi kota Metropolitan satu ini.

Pasar Blauran memang lebih dari sekadar tempat berbelanja. Ia adalah cerminan kekayaan budaya dan warisan yang harus dijaga bersama.

Dengan terus mendukung pasar-pasar tradisional seperti Blauran, masyarakat Surabaya dapat melestarikan identitas kota mereka dan memberikan kontribusi positif pada pembangunan ekonomi lokal.(mg3/rei/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#pasar tradisional #pasar blauran #pasar surabaya #ciri khas #sejarah Surabaya