SALAT tarawih adalah ibadah sunnah yang dilakukan secara khusus pada malam malam bulan Ramadan.
Nama ‘Tarawih’ memiliki arti, kebiasaan untuk beristirahat sejenak di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat.
Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk menjalankan salat tarawih ini. Karena, Beliau tidak pernah meninggalkannya.
Keutamaan salat tarawih pada malam ke-4 adalah mendapatkan pahala sebagaimana membaca 4 kitab suci.
Selain itu, salat tarawih memiliki keutamaan yang besar. Jika dikerjakan secara berjamaah, pahalanya setara dengan sholat satu malam penuh.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika salat tarawih dianggap sebagai sunah muakad atau sunah yang ditegaskan.
Keutamaan salat tarawih juga telah disampaikan dalam hadis Nabi Muhammad SAW sebagai berikut:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (متفق عليه)
Artinya, “Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadhan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’âlâ) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘Alaih).
Dalam Kitab Durratun Nashihin juga menjelaskan secara detail tentang keutamaan shalat tarawih setiap malam selama bulan Ramadhan.
Keutamaan Sholat Tarawih Malam Ke-4:
وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةِ لَهُ مِنَ الْاَجْرِ مِثْلُ قِرَاءَةِ التَّوْرَاتِ وَالْاِنْجِيْلِ وَالزَّبُوْرِ وَالْفُرْقَانِ
Artinya: "Pada malam keempat, dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran." (16 –17, Syaikh al-Khubawi).(mg1/gus/nug/jay)
Editor : Jay Wijayanto