SURABAYA - Pemerintah Jepang memberikan bantuan hibah senilai Rp 1,1 miliar untuk proyek bidang pendidikan di Kabupaten Pacitan. Bantuan tersebut disalurkan melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya.
Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takeyama Kenichi mengatakan, bantuan ini menunjukkan tekad pemerintah Jepang untuk terus berkontribusi pada masyarakat di bidang keamanan manusia, khususnya di Jawa Timur.
Kontrak bantuan hibah tersebut ditandatangani oleh Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takeyama Kenichi, dan Ketua Wahana Anak Bangsa Peduli Indonesia Maju (WABPIM) Siwi Rochani, sebagai kepala lembaga penerima bantuan hibah di Kabupaten Pacitan.
Takeyama menyampaikan bahwa proyek ini merupakan uluran tangan dari masyarakat Jepang karena sumber dana untuk bantuan hibah grassroots ini merupakan pajak yang dibayar oleh masyarakat Jepang. Dia berharap pihak sekolah mengelola gedung sekolah yang akan dibangun agar para siswa tetap bisa belajar dengan baik.
"Semoga tantangan yang dihadapi Madrasah Ibtidaiyah GUPPI Jatimalang dapat terselesaikan melalui bantuan hibah grassroots ini, sehingga baik siswa maupun guru dapat belajar di lingkungan yang kondusif dan aman," kata Takeyama.
Madrasah Ibtidaiyah GUPPI Jatimalang di Kabupaten Pacitan saat ini menghadapi masalah kekurangan ruang kelas dan meubeler akibat peningkatan jumlah siswa. Proyek ini bertujuan untuk membangun gedung sekolah baru yang dilengkapi dengan empat ruang kelas. (rek)
Editor : Lambertus Hurek