Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mau Belanja di Minimarket sambil Belajar Sejarah Surabaya, Inilah Tempatnya!

Jay Wijayanto • Rabu, 13 Maret 2024 | 01:33 WIB
Photo
Photo

SURABAYA dengan julukan Kota Pahlawan sangat kental akan keberagaman sejarah yang terjadi di dalamnya.

Peninggalan-peninggalan yang masih tersisa, masih bisa dirasakan masyarakat modern hingga saat ini, seperti infrastruktur-infrastruktur bergaya Eropa yang masih bias dilihat di beberapa lokasi di Surabaya.

Salah satunya, bangunan cagar budaya jadul bergaya Eropa yang memiliki tag “Heritage” milik PT. Pelni di Jl. Pahlawan No.112, Krembangan.

Bagian bangunan ini disulap menjadi minimarket yang dilengkapi museum mini di dalamnya.

Jika diulik, gedung ini awalnya milik perusahaan Belanda Stoomvaart Maatschappij Nederland (SMN) tahunn 1930 yang mendirikan perusahaan pelayaran di Indonesia bernama Koninklijke Paketvaart Maatschapij (KPM).

Photo
Photo

Tujuan pendiriannya untuk melakukan pengiriman barang dari Belanda ke Jawa dan sebaluknya, sebelum akhirnya dinasionalisasi dan diambilalih oleh PT. Pelni.

Di dalam minimarket tersebut, terdapat berbagai koleksi barang-barang lawas yang berhubungan dengan pelayaran yang jarang bisa di temukan dalam kehidupan sehari-hari kita.

Ada jangkar, kompas kapal, mesin jahit, baling-baling kapal dan lain-lainnya, yang terpajang di balik pintu masuk.

Dan tidak sedikit foto-foto bersejarah yang menggambarkan keadaan di sekitar Gudang KPM yang dipajang di lorong menuju toilet minimarket.

Menyusuri pintu masuk minimarket, pelanggan disambut dengan dua patung replika orang berpakaian khas Jawa yang menduduki meja dengan balutan kain Jarik yang menandakan bahwa tempat ini bukan hanya sekedar minimarket biasa.

Photo
Photo

Lalu di bagian dalam minimarket terdapat beberapa area untuk bersinggah para pelanggan yang dikelilingi oleh koleksi-koleksi bersejarah yang menyebar di sudut-sudut tembok bangunan.

Di Museum Mini juga menyediakan informasi pendek dan menarik tentang sejarah perusahaan KPM dan penyebaran KPM di Indonesia seperti di Batavia (Jakarta), Makassar, dan Surabaya.

Ada pula formasi mengenai salah satu kapal yang digunakan untuk kegiatan Shipping seperti KapalS.S De Van Neck.

Di tempat ini pengunjung dapat berbelanja dan nongkrong belajar sambil belajar mengenai sejarah.

“Unik sih di sinij adinya sambil beristirahat bias melihat koleksi-koleksi kayak gini,” komentar Muhammad Ramadhani, seorang mahasiswa yang sedang mampir untuk berbelanja dan beristirahat sembari melihat-lihat koleksi.

Dengan Museum Mini ini, minimarket tidak hanya menjadi tempat untuk bertransaksi, tetapi berperan sebagai pusat pembelajaran ringan bagi masyarakat, mengkoneksikan sejarah dengan masyarakat modern. (mg3/rei/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#heritage #sejarah Surabaya #pt pelni