SURABAYA - Sebelum ada tim search & rescue (SAR), Basarnas, hingga BPBD, sejarah Surabaya mencatat keberadaan Mbah Kalap yang kadang disapa Mbah Pesek karena kondisi fisiknya.
Dalam sejarah Surabaya, kakek ini selalu digunakan jasanya untuk mencari orang yang tenggelam di Kali Jagir atau Kalimas, Surabaya.
Hebatnya, Mbah Kalap mampu menyelam di sungai dalam waktu lama tanpa alat bantu pernapasan. Dia juga punya semacam indra keenam untuk memprediksi lokasi korban tenggelam di Sungai Kalimas atau Kali Jagir.
Surat kabar Suara Karya edisi 13 Februari 1975 sempat mengulas kehebatan Mbah Kalap yang bernama asli S. Kahar Supardi. Dia tinggal bersama istrinya Ni Sumarni di Bratang Tanggul dekat Jagir Wonokromo.
Nama Mbah Kalap diberikan masyarakat sekitar sebagai penghormatan. Kalap artinya menghilang misterius. Pekerjaan sehari-harinya ialah menjadi pembantu di Polsek Wonokromo. Ia beberapa kali menerima penghargaan atas jasanya membantu masyarakat yang keluarganya tenggelam atau anak-anak yang hampir tenggelam di Kalimas.
Salah satunya penghargaan dari Dan Tabes Kepolisian Surabayatahun 1975. Untuk mengambil mayat yang tenggelam di Kalimas.
Mbah Kalap perlu disediakan kemenyan, kembang, merang, serta tikar dan bantal yang biasa dipakai oleh korban yang tenggelam.
"Dulu waktu saya kecil kalau sama teman ketahuan mau main di sungai pasti ortu kami berpesan, wis sore ojo jeguran ndik kali, engko dicelukno Mbah Kalap loh. Saat itu ya gak paham, malah kami kira Mbah Kalap ini sebutan penunggu bendungan," kata Wahyu, warga Surabaya.
Iskandar, warga senior lain, yang tinggal di kawasan Joyoboyo juga punya kenangan dengan Mbah Kalap. "Beliau dikenal juga dengan sebutan Mbah Pesek. Saya pernah melihat sendiri beliau berenang dan menyelam ke sungai untuk mencari korban yang hilang tenggelam di sungai depan rumah," kata Iskandar.
Kini tak ada lagi pawang atau orang sakti seperti Mbah Kalap. Jika ada anak tenggelam di Kalimas, maka petugas BPBD yang sibuk mencari jasad korban. Tidak perlu kemenyan atau kembang. (rek)
Editor : Lambertus Hurek