SURABAYA – Seperti tahun –tahun sebelumnya, penjualan tiket kereta api (KA) untuk mudik Hari Raya Idul Fitri sudah banyak dipesan sejak jauh-jauh hari.
Bahkan sebelum masuk bulan Ramadan pun masyarakat sudah berburu tikrt untuk pulang ke kampung halaman.
Berdasarkan catatan Daop 8 Surabaya, hingga Senin (4/3) siang, sebanyak 110.415 tiket sudah terjual untuk keberangkatan 31 Maret hingga 18 April atau keberangkatan H-10 hingga H+7 lebaran.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, tiket arus mudik lebaran tanggal 31 Maret (H-10) hingga tanggal 11 April (H+2 lebaran), telah dipesan sebanyak 64.689 tiket.
Okupansi tertinggi terjadi pada 5 April hingga 9 April atau H-5 sampai dengan H-1 lebaran, dengan total pemesanan tiket 45.513 tiket.
"Mayoritas didominasi dengan penumpang tujuan Semarang, Jakarta, Yogyakarta, Bandung serta Jember dan Banyuwangi," kata Luqman.
KA favorit dari Daop 8 Surabaya pada masa Angkutan Lebaran 2024 yakni KA Airlangga tujuan Pasar Senen.
Kemudian juga KA Pasundan tujuan Kiaracondong, KA Sritanjung tujuan Lempuyangan dan Ketapang, KA Jayabaya tujuan Pasarsenen, serta KA Malabar dari Stasiun Malang tujuan Bandung.
"Pembelian tiket pada tanggal 4 Maret dapat melakukan pemesanan untuk keberangkatan 18 April, dan begitu seterusnya," terangnya.
Sedangkan, untuk tiket arus balik mulai Jumat (12/4) atau H+1 hingga Kamis (18/4) atau H+7 lebaran, saat ini sudah terpesan sebanyak 41.726 tiket. Pemesanan tertinggi terjadi pada 13 April (H+2) hingga 15 April (H+4) lebaran.
Pihaknya mengimbau kepada penumpang apabila hendak melakukan pemesanan tiket Angkutan Lebaran 2024, untuk memperhatikan kembali data identitas diri serta jadwal keberangkatan.
Jika keberangkatan KA pada tanggal yang diinginkan sudah habis terjual, pelanggan bisa menggunakan fitur connecting train yang tersedia pada aplikasi Access by KAI.
KAI sendiri telah membuka pemesanan tiket untuk periode lebaran sejak H-45 Idul Fitri atau mulai 15 Februari lalu.
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero), Joni Martinus menuturkan, KAI terus melakukan inovasi terbaru untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang.
Salah satu inovasi tersebut adalah dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh.
"Sistem antrean ini diberlakukan pada aplikasi Access by KAI dan web kai.id. Tujuan agar calon penumpang mendapatkan kepastian layanan, khususnya pada saat-saat peak season," ujarnya beberapa waktu lalu. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari