Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Satgas Pangan Mabes Polri Sidak Stok Beras, Stok di Jawa Timur Masih Aman

M. Mahrus • Jumat, 1 Maret 2024 | 02:53 WIB

 

TERSEDIA: Satgas Pangan Mabes Polri dan Polda Jatim mengecek ketersediaan beras di mal Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (29/2).
TERSEDIA: Satgas Pangan Mabes Polri dan Polda Jatim mengecek ketersediaan beras di mal Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Kamis (29/2).

SURABAYA - Tim Satgas Pangan Mabes Polri bersama Polda Jatim, stake holder terkait melakukan sidak ketersediaan beras di gudang distribusi minimarket kawasan Gedangan, Sidoarjo, dan mal di Jalan Ahmad Yani, Gayungan, Surabaya, Kamis (29/2). Hasilnya, stok beras masih surplus dan harganya turun.

Tim Satgas Pangan Bareskrim Polri Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif mengungkapkan, ketersediaan beras di gudang distribusi minimarket dan mal di Surabaya tersedia dan siap diperjualbelikan. "Artinya mencukupi, malah bisa dikatakan banjir, surplus ini. Bulog menyampaikan kesediaan sangat banyak karena beberapa kapal sudah masuk," ujar Teddy.

Dia menambahkan, kedatangan Tim Satgas Pangan Mabes Polri untuk memastikan beras tidak langka di Jatim. Pihaknya puas lantaran harga bahan pokok sudah mulai menurun. “Saya cek di Banyuwangi, Kediri, Lamongan, Jember, Malang, Sidoarjo. Semua harga sudah menurun," ucapnya.

Mantan Wadirresnarkoba Polda Jatim ini menjelaskan, penurunan harga mulai dari Rp 100 sampai Rp 800. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir. “Jangan panic buying karena stok barang ada," tegasnya.

Manajer Operasional Bulog Kanwil Jatim Fahrurozi menyebut ketersediaan beras untuk tiga bulan ke depan masih sangat cukup. Sebab, di gudang bulog tersedia 170 ribu ton. "Itu untuk keperluan Jatim sangat cukup sampai setelah Lebaran pun cukup," imbuhnya.

Ia melanjutkan, stok beras di Bulog Jatim juga diperuntukkan memenuhi keperluan provinsi lain seperti Maluku, Papua, dan NTT. Kebutuhan Jatim untuk bantuan pangan 34 ribu ton per bulan. Kemudian keperluan SPHP sekitar 20 ribu ton per bulan.

“Saat ini kalau kita punya stok 170 ribu ton. Minimal tiga bulan ke depan masih aman, masih siap. Ditambah lagi akan masuk beras dari kapal. Saat ini masih melakukan pembongkaran, diperkirakan akan masuk 100 ribuan," pungkasnya. (rus/rek) 

Editor : Lambertus Hurek
#sidak beras #satgas pangan jatim #stok beras Jatim #operasi pasar surabaya