RADAR SURABAYA - Selain melakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji, saat ini para calon jemaah haji (CJH) diwajibkan untuk mengumpulkan paspor dan biometrik di kantor kementerian agama (kemenag) masing-masing kabupaten/kota agar mempercepat proses visa.
Apalagi tahun ini Embarkasi Surabaya mendapatkan jatah pelayanan fast track dari Arab Saudi.
Saat ini Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur telah melakukan penataan dokumen CJH untuk proses pengajuan visa ke Kedubes Arab Saudi di Jakarta.
Kabid PHU Kanwil Kemenag Jawa Timur, Abdul Haris mengatakan proses penataan dokumen saat ini sudah mencapai 25 persen.
Sisanya masih dilakukan di kabupaten/kota.
"Sampai saat ini kami sudah melakukan proses penataan dokumen untuk pengajuan visa. Dan kami sudah melakukan penataan dokumen meliputi paspor yang sudah masuk ke Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur baru 25 persen, sisanya masih di kabupaten/kota," kata Abdul Haris, Minggu (25/2).
Adanya fast track atau proses imigrasi jemaah haji yang dilakukan sejak dari bandara Indonesia sampai tiba di Arab Saudi, membuat CJH tidak perlu lagi melewati proses pemeriksaan pasporing dan visa.
Tentu saja hal ini mempengaruhi adanya pengumpulan paspor dan biometrik lebih cepat.
Adanya fast track mempengaruhi percepatan pengumpulan paspor dan biometrik.
Untuk mendukung pelayanan fast track di Bandara Juanda, Haris mengaku akan ada kunjungan dari delegasi Arab Saudi untuk memantau persiapan bandara internasional itu.
"Rencananya tanggal 26 dan 27 rencana akan ada visitasi dari delegasi Arab Saudi di Bandara Juanda untuk melihat persiapan fast track jemaah," terang Haris.
Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Angkasa Pura dan juga Imigrasi.
Sampai dengan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji tahap pertama, sebanyak 34.885 jemaah se-Jawa Timur yang sudah melunasi di tahap pertama.
"Hingga penutupan akhir pelunasan tahap pertama sekitar 77 persen jemaah sudah melunasi dari jemaah yang berhak lunas berjumlah 45.335 orang jemaah yang terdiri dari jemaah berdasarkan nomor urut porsi, prioritas lansia dan cadangan sebanyak 30 persen," ungkap Haris.
Sementara itu, Kasih PHU Kantor Kemenag Kota Surabaya Sururil Faizin mengatakan sampai saat ini CJH yang sudah mengumpulkan paspor sebanyak 1.845 orang.
Paspor tersebut kini sudah terkumpul di Siskohat Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
"Kami juga melakukan persiapan fast track. Setiap hari kami melakukan bio visa melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Setiap jemaah akan kita rekam sidik jarinya untuk mempercepat proses fast track," tutur Sururil.
Aplikasi Visa Bio merupakan sebuah aplikasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi dalam proses penerbitan visa bagi jamaah haji Indonesia melalui fitur biometrik wajah, sidik jari dan foto paspor.
Jemaah asal Surabaya yang telah melunasi di tahap pertama sebanyak 2.424 orang sedangkan yang belum melunasi 818 CJH.
"Kami mendapatkan info bagi yang gagal sistem dan istithaah yang belum keluar bisa melunasi sampai tanggal 7 Maret," terang Sururil.
Sedangkan pelunasan biaya haji di tahap kedua akan dimulai 13 Maret hingga 26 Maret. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa