Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Modus Pesan Makan, Dua Pria Bawa Kabur Motor Penjual Ayam Bakar di Siwalankerto Surabaya. Ini Ciri-Ciri Pelaku

M. Mahrus • Senin, 19 Februari 2024 | 00:58 WIB

 

KOMPLOTAN : Dua pelaku terekam CCTV saat beraksi menggelapkan motor Honda Vario korban Siti Nur Aisyah di Jalan Siwalankerto Utara. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
KOMPLOTAN : Dua pelaku terekam CCTV saat beraksi menggelapkan motor Honda Vario korban Siti Nur Aisyah di Jalan Siwalankerto Utara. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Kasus penipuan sekaligus penggelapan motor dengan modus memesan makanan, kembali terjadi.

Kali ini korbannya Siti Nuraisyah, pemilik warung ayam bakar di Jalan Siwalankerto Selatan, Wonocolo, Surabaya.

Akibat ulah pelaku, motor Honda Vario milik korban raib.

Korban Siti Nuraisyah mengatakan, penipuan penggelapan motor bermula saat dua pelaku datang ke warung, Jumat (16/2) sekitar pukul 10.30.

Saat itu pelaku datang memesan makanan, menunya nasi ayam bakar dalam jumlah banyak.

Pemesanan itu dengan dalih untuk syukuran kemenangan Pilpres 2024.

Kemudian dua pelaku pamitan korban untuk kembali ke bosnya untuk menanyakan jumlah pasti pesanan.

Setelah itu dua pelaku datang lagi dan memesan 25 bungkus makanan untuk dikirim sore hari.

Pelaku kemudian memesan dua bungkus terlebih dahulu untuk dibawa ke bosnya.

Namun saat pesanan jadi, dua pelaku tak membawa uang.

Mereka mengajak korban membawa motor ke rumah bosnya di kawasan Jalan Siwalankerto Utara II.

Untuk membahas masalah pembayaran dan membicarakan pesanan 25 bungkus tersebut.

"Saya dibonceng seorang pelaku ke rumah yang dimaksud. Di situ pelaku yang bonceng saya masih di motor," ujarnya, Minggu (18/2).

Satu pelaku lain menemani korban masuk ke halaman rumah yang diakui bosnya.

Nah, saat korban masuk, pelaku yang mengendarai motor korban lalu tancap gas kabur.

"Karena tuan rumah merasa nggak pesan, dia gak keluar. Lalu pelaku lari, saya teriak maling nggak menjangkau," sebutnya.

Perempuan berjilbab ini mengaku baru sadar menjadi korban kejahatan pelaku setelah dua pelaku kabur.

Akibat aksi pelaku kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Selain itu STNK motor dan KTP yang ada di bagasi motor juga raib.

Oleh korban, kasus itu sudah dilaporkan ke polisi.

Untuk kasus penggelapan motor baru sekali terjadi.

Namun, sebelumnya keponakan korban yang jaga warung pernah tertipu oleh seorang pembeli yang menyaru sebagai polisi dan memesan ayam bakar.

Selain itu pelaku juga meminjam uang Rp 150 ribu.

Sementara dari rekaman kamera pengawas, pelaku yang membawa kabur motor memakai jaket hitam, celana jins dan helm warna abu-abu.

Sedangkan pelaku yang bertugas mengelabuhi atau mengantar korban masuk ke dalam halaman rumah, memakai kemeja motif kotak-kotak, dan celana jins. (rus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#penggelapan motor di surabaya #penipuan motor #modus pesan makanan #Siwalankerto #penipuan motor di surabaya