SURABAYA - Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak, mengatakan bahwa UNAIR akan menerima 9.000 mahasiswa baru untuk jenjang D3, D4, dan S1 untuk tahun kuliah 2024.
Nantinya akan ada tiga jalur yang dapat digunakan para calon mahasiswa baru (Camaba) itu untuk seleksi penerimaan mahasiswa baru. Jalur tersebut antara lain Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Prestasi Tes (SNBT) dan Mandiri.
Menurut Prof Nasih, Unair telah menetapkan jumlah kuota setiap jalur penerimaan mahasiswa baru. Kuota sebanyak 20 persen diperuntukan bagi jalur SNBP yang telah dibuka mulai Rabu (14/2) via online.
Jumlah ini akan bertambah dengan adanya golden ticket. “Akan ada tambahan 2 sampai 5 persen melalui jalur golden ticket,” kata Prof Nasih.
Golden ticket terdapat beberapa kriteria yaitu prestasi akademik, ketua umum OSIS dan prestasi keagamaan. Nantinya pada golden ticket, camaba akan terbagi menjadi beberapa nominasi.
Sementara untuk jalur SNBT, Unair akan menerima mahasiswa baru dengan proporsi 30 persen. Lalu pada jalur mandiri sebanyak 50 persen.
Seleksi mandiri ini terbagi menjadi beberapa bagian seperti mandiri prestasi, mandiri UTBK, mandiri ujian tulis, dan mandiri kemitraan.
Kriteria penilaian dalam SNBP berupa indeks siswa dan indeks sekolah. Nilai raport siswa yang bersangkutan akan dikonversi menjadi indeks siswa.
Ranking sekolah juga menjadi salah satu penentunya. Kendati demikian mata pelajaran pendukung tak luput dari penilaian.
“Misal akan memilih jurusan kedokteran maka pelajaran pendukung yang kami perhatikan adalah biologi dan kimia,” terang Prof Nasih.
Indeks sekolah yang menjadi poin penilaian salah satunya keikutsertaan pada acara AEE. Selanjutnya, kualitas lulusan sekolah yang bersangkutan ketika menjadi mahasiswa di UNAIR.
“Penilaiannya juga seperti mengikutsertakan siswa pada olimpiade sains yang kita miliki. Semakin banyak mereka mengirimkan siswa untuk mengikuti olimpiade milik kami dan hasilnya baik, maka indeks sekolah semakin baik,” ungkapnya.
Sedangkan pada jalur seleksi SNBT, hasil skor SNBT yang menjadi penentunya.
Prof Nasih berpesan kepada para camaba untuk memperhatikan kemampuannya. “Sesuaikan pilihan dengan kemampuan, karena hal ini akan memperbesar peluang lolos menjadi mahasiswa Unair," pungkasnya. (rmt/rak)
Editor : Jay Wijayanto