RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk terus menciptakan kota ramah anak.
Salah satu upayanya melalui sejumlah taman.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah merevitalisasi taman aktif di wilayah barat.
Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Kota Surabaya Myrna Augusta Aditya mulai menata kembali Taman Cahaya.
Saat ini, taman itu tengah menjadi prioritas DLH Kota Surabaya.
Rencananya, ada penambahan fasilitas ramah anak.
"Kita tambah skate park mini," ujarnya, Selasa (13/2).
Dalam proses penataan, Myrna mengatakan, kandang rusa dipindah ke dekat bangunan mal pelayanan publik (MPP) mini.
Bekas kandang rusa yang lama rencananya dibangun fasilitas skate park mini.
Pihaknya akan menggandeng Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya untuk revitalisasi taman di Kecamatan Pakal itu.
"Pengerjaannya kolaborasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya," ucapnya.
Dia mengungkapkan, di area Taman Cahaya juga akan disediakan ruang laktasi untuk para ibu yang sedang menyusui.
Letaknya berada di sekitar area bangunan Mas Pelayanan Publik (MPP) mini.
Penataan itu sekaligus persiapan bila ada visitasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA).
"Sebab, Taman Cahaya diusulkan menjadi taman ramah anak," terang Myrna.
Selain Taman Cahaya, pihaknya akan menata ulang sejumlah taman aktif lainnya.
Penataan taman aktif dilakukan di Taman Mozaik, Kecamatan Wiyung.
Tapi, skemanya melalui corporate social responsibility (CSR) yang saat ini masih proses pengajuan.
"Bila disetujui, di Taman Mozaik akan ditambah fasilitas bermain anak dan olahraga," tuturnya.
Myrna menyampaikan, untuk meningkatkan minat masyarakat berkunjung ketaman, DLH bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya.
Pihaknya mengadakan seni pertunjukan di beberapa taman. Khususnya yang memiliki amfiteater mini.
"Sebagaimana di Taman Cahaya. Terobosan program tersebut masih proses pembahasan di dinas terkait," bebernya.
Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya Iman Krestian Maharhandono menjelaskan, pihaknya sudah bergerak sejak awal Februari lalu.
Pekan lalu, satgas DPRKPP Kota Surabaya mulai memindahkan kandang rusa.
Targetnya pekan ini tahap itu tuntas.
"Fokusnya sekarang kepemindahan kandang rusa dulu," kata Iman.
Selanjutnya, setelah pemindahan kandang selesai, petugas akan membangun skate park mini.
Iman mengungkapkan, anggaran pengerjaan revitalisasi tersebut mencapai Rp 200 juta.
Pengerjaannya akan dilakukan bertahap.
"Agar tidak mengganggu pengunjung taman yang datang," imbuhnya. (hil/opi)
Editor : Nofilawati Anisa