Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Capaian Sub PIN Polio Jatim Tembus 105,9 Persen, Jumlah Yang Diimunisasi Nyaris Lima Juta Anak

Mus Purmadani • Selasa, 6 Februari 2024 | 01:02 WIB

 

SAYANG: Gubernur Khofifah menyaksikan pelaksanaan Sub PIN Polio di Jatim. Sebanyak 4.700.636 anak Jawa Timur sudah menerima imunisasi polio. (IST)
SAYANG: Gubernur Khofifah menyaksikan pelaksanaan Sub PIN Polio di Jatim. Sebanyak 4.700.636 anak Jawa Timur sudah menerima imunisasi polio. (IST)

RADAR SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa capaian Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Jawa Timur telah mencapai 105,9 persen dengan jangkauan 4.700.636 anak yang telah diimunisasi.

“Alhamdulillah berdasarkan data Dinkes Jatim Per 31 Januari, anak-anak usia 0-7 tahun yang sudah diimunisasi mencapai 4.700.636 atau 105,93 persen. Ini melebihi jumlah sasaran yang telah ditetapkan yaitu 4.437.679 anak,” ujar Khofifah, Senin (5/2).

Lebih lanjut disampaikan Gubernur Khofifah, dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur sudah mencapai target minimal lebih besar sama dengan 95 persen.

Namun dirinya akan terus mendorong seluruh kabupaten/kota terus di Jatim melakukan Sub PIN Polio hingga mencapai 100 persen.

Gubernur Khofifah menjelaskan, pemerintah telah mengupayakan berbagai macam upaya preventif maupun penanganan terhadap polio di Jawa Timur.

“Pemprov Jatim melalui Dinkes telah melakukan monitoring pelaksanaan sweeping sub PIN putaran pertama sampai dengan 31 Januari 2024,” jelas Khofifah.

Selain itu, lanjutnya, Dinkes Jatim juga akan melakukan Rapid Convenience Assessment (RCA) dari hasil sub PIN putaran pertama mulai tgl 1-7 Februari nanti.

Selain itu juga dilakukan Rapat Evaluasi Pelaksanaan Sub PIN Putaran 1 pada 2 Februari secara daring bersama Kementerian Kesehatan.

Selanjutnya Dinkes Jatim bersiap untuk melaksanakan Sub PIN Polio putaran kedua yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-25 Februari.

Khofifah meminta masyarakat untuk ikut tanggap menghadapi kemungkinan polio pada masing-masing anak.

Sehingga, anak-anak Jatim dapat tumbuh menjadi SDM sehat berprestasi yang tumbuh kembangnya tidak terhalang.

“Ini tugas kita semua. Kami dari pemerintah menyediakan fasilitas dan monitoring. Tapi monitoring terbaik dapat dilakukan mulai dari para orang tua,” tegasnya.

“Maka dari itu, saya minta untuk semua orang tua agar memberikan perhatian ekstra. Jangan lupa selalu imunisasi dan rutin memeriksakan buah hati ke layanan kesehatan. Insyaallah dengan ini, anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi membanggakan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menjelaskan bahwa kondisi dua pasien Acute Flaccid Paralysis (AFP) di Madura yang sebelumnya terkena polio sudah dalam kondisi baik.

Dimana, keduanya berada di bawah pemantauan ketat layanan kesehatan terdekat.

“Jadi Alhamdulillah mereka sudah latihan berjalan. Dilakukan juga pemantauan oleh tenaga puskesmas secara rutin. Insya Allah, kita doakan kedua pasien bisa pulih seperti sedia kala,” pungkasnya. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Gubernur Khofifah #imunisasi #polio #pemprov jatim #dinkes jatim