SURABAYA - Pemkot Surabaya mendorong pelayanan prima kepada masyarakat. Kebijakan itu berjalan melalui beberapa proyek yang diresmikan, kemarin (30/1).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Reservoir Mbah Ratu, Rumah Pompa Air Baku Tambahan IPAM Karang Pilang, dan Rehabilitasi Jaringan Pipa PDAM Surya Sembada Kota Surabaya sepanjang 142 kilometer.
Peresmian itu secara serentak dilakukan di kantor Kecamatan Krembangan, Jalan Ikan Trowani Nomor 1 Perak Barat, Surabaya.
"Alhamdulillah, saat ini semua wilayah sudah teraliri air PDAM. Target di tahun 2023 sudah tercapai," ujar Cak Eri, Selasa (30/1).
Targetnya, pada 2024, pemkot mendukung semangat PDAM Surya Sembada, yaitu air sehat untuk masyarakat.
Dia optimistis tahun ini tidak ada keluhan air keruh.
Cak Eri meminta warga Kota Surabaya untuk menyampaikan ke PDAM supaya bisa diambil sejumlah kebijakan untuk mengatasi jika ada keluhan air keruh.
“Nah, kenapa air sehat ini tidak dilakukan di awal-awal, karena kita harus mengganti pipa dulu, tekanannya juga dinaikkan. Jadi, tidak bisa tiba-tiba, ada tahapan-tahapannya,” tegasnya.
Cak Eri mengapresiasi langkah PDAM Surya Sembada. Dia mendorong pelayanan kepada masyarakat makin optimal.
Selain itu, dia meminta untuk terus menjaga dan memelihara seluruh jaringan sehingga bisa mewujudkan spirit air sehat untuk masyarakat.
"Semoga pelayanan-pelayanan yang tidak terlihat oleh kasat mata ini, seperti infrastruktur ini bisa dirasakan secara langsung oleh warga Kota Surabaya,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Arief Wisnu Cahyono memastikan PDAM telah melaksanakan arahan dari Wali Kota Surabaya.
Tujuannya agar seluruh warga Kota Surabaya terlayani air PDAM.
Untuk menjalankan arahan itu, PDAM membangun tiga proyek strategis, yaitu Reservoir Mbah Ratu, Rumah Pompa Air Baku Tambahan IPAM Karang Pilang, dan Rehabilitasi Jaringan Pipa sepanjang 142 kilometer.
“Alhamdulillah, PDAM telah selesai melaksanakan pekerjaan tersebut pada tahun 2022-2023,” bebernya.
Rumah Pompa Mbah Ratu di Jalan Gresik Nomor 51 merupakan program strategis PDAM Surya Sembada yang mulai dibangun pada 30 Mei 2023.
Pihaknya memulai pengoperasian pada 30 Desember 2023 hingga saat ini.
Rumah Pompa Mbah Ratu memiliki kapasitas reservoir 1.800 meter kubik yang dilengkapi dengan tiga unit pompa dengan total kapasitas distribusi 900 liter per detik untuk menambah tekanan distribusi air ke pelanggan.
“Dengan beroperasinya rumah pompa Mbah Ratu ini bisa menjadi solusi penambahan tekanan air di pelanggan, khususnya enam Kecamatan di Surabaya Utara, yaitu Kecamatan Krembangan, Pabean Cantikan, Semampir, Kenjeran, Tambaksari, Bulak, dan sekitarnya,” ungkap Arief.
Selain itu, PDAM juga sudah membangun Rumah Pompa Air Baku Tambahan IPAM Karang Pilang yang berlokasi di Jalan Raya Mastrip.
Rumah Pompa Air Baku Tambahan itu memiliki empat unit pompa dengan total kapasitas 1.600 liter per detik.
Pembangunan proyek itu bertujuan untuk menjaga keandalan seluruh unit IPAM Karang Pilang, yaitu IPAM Karang Pilang I, II, dan III.
PDAM Surya Sembada pun sudah melakukan rehabilitasi pipa ideal terhadap 6.000 kilometer pipa adalah 120 kilometer per tahun.
Untuk mencapai itu, PDAM telah melakukan persiapan pada 2022 dengan 30 kilometer dan ditambah 112 kilometer pada tahun 2023.
Dia menjelaskan, rehabilitasi pipa itu bertujuan menggantikan pipa tersier diameter kecil di bawah 100 mm, pipa yang sering bocor, pipa yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan layanan.
Juga, pipa di lokasi yang sulit untuk pemeliharaan, dan pipa tua dengan usia lebih dari 50 tahun.
“Dengan adanya pipa baru yang lebih besar dan lebih bersih, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar dengan kualitas air yang lebih baik,” katanya. (hil/rek)
Editor : Jay Wijayanto