Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lelang Proyek Pelebaran Jalan Menganti Belum Berjalan, Pemkot Surabaya Sedang Lakukan Hal Ini

Hildan Sepka • Sabtu, 27 Januari 2024 | 23:29 WIB

 

RAMAI: Pengendara kendaraan bermotor melintas di kawasan Jalan Menganti Lidah Wetan Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
RAMAI: Pengendara kendaraan bermotor melintas di kawasan Jalan Menganti Lidah Wetan Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana melebarkan ruas Jalan Menganti Lidah Wetan Surabaya.

Saat ini proses pembebasan lahan masih terus berjalan.

Selain itu, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) tengah menyurvei sejumlah utilitas.

Kabid Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Surabaya Adi Gunita mengatakan, pihaknya berencana melelang proyek tersebut pada Februari.

Hingga saat ini proses pembebasan lahan terus berjalan.

Katanya, ruas jalan tersebut diperlebar hingga 20 meter.

"Detailnya, 5 meter untuk saluran, 3,5 meter untuk jalur pedestrian, dan 11,5 meter untuk jalan," ujarnya, Jumat (26/1).

Sejalan dengan itu, pihaknya pun berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Antara lain, PLN, PDAM Surya Sembada, dan Telkom.

Mereka menyurvei jaringan utilitas di kawasan tersebut.

"Bersama-sama menyurvei di sana. Tujuannya mengidentifikasi jaringan utilitas sebelum pengerjaan proyek pelebaran jalan ini kami lakukan," terang Adi.

Menurut Adi, proses tersebut vital dalam pengerjaan sebuah proyek.

Survei utilitas dilakukan di jalan sepanjang 1,4 kilometer.

Hasilnya, di ruas jalan tersebut utilitas yang mendominasi milik PLN dan PDAM.

"Setiap instansi mengidentifikasi utilitasnya masing-masing," ucapnya.

Rencananya, saat tahap pelebaran dimulai, seluruh jaringan utilitas digeser.

Pelaksanaannya melihat kondisi di lapangan.

Pihaknya menyiapkan skema pengerjaan.

"Jika kondisi dimungkinkan, sebelum pelebaran, petugas akan menggeser jaringan. Namun, bila tidak, penggeseran jaringan dilakukan berbarengan dengan pelebaran jalan," tegasnya.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya dan kepolisian.

Fokusnya adalah rekayasa lalu lintas saat pengerjaan.

Tujuannya meminimalkan kemacetan yang ditimbulkan.

"Kami akan berkoordinasi dengan dishub dan satlantas untuk meminimalkan kemacetan saat pengerjaan dilaksanakan," jelas Adi.

Sementara itu, Darwanto selaku Pengawas Lapangan Wilayah Barat PDAM Surya Sembada menuturkan, di sepanjang Jalan Raya Menganti Lidah Wetan terdapat jaringan pipa berukuran 100 milimeter dan 200 milimeter.

Jaringan tersebut memang banyak mengarah ke perumahan dan permukiman warga.

Dari hasil survei utilitas, rencananya jaringan pipa itu dibuat overgang atau jembatan pipa.

"Ada empat hingga delapan titik overgang," imbuhnya. (hil/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#pelabaran jalan #wiyung sejahtera #Menganti Cottage #lelang #lakarsantri #pembebasan lahan #surabaya barat