SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera bertindak melakukan pendampingan dan pembelaan untuk Buga, 12, korban dugaan pencabulan yang dilakukan oleh empat orang sekeluarga.
Pelaku terdiri dari ayah kandung korban, kakak kandung dan kedua pamannya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Ida Widayati, mengatakan, pihaknya mempersiapkan langkah pendampingan bagi Bunga yang diduga dicabuli oleh empat anggota keluarganya.
“Iya, kami datang untuk melakukan konseling kepada korban,” ucap Ida Widayati.
Langkah itu mempertimbangkan kondisi korban yang saat ini masih mengalami trauma berat.
Sebab, diduga korban sudah mengalami pelecehan seksual dari keluarganya sejak 4 tahun yang lalu atau saat masih duduk di bangku kelas empat SD.
Korban saat ini tinggal sementara waktu di rumah bersama salah seorang keluarganya. Sedangkan keempat pelaku sudah diamankan polisi.
“Korban syok dan berani menceritakan kejadian itu baru-baru ini. Tapi kejadian peristiwanya sejak kelas empat SD, sekarang di SMP kelas satu,” ucap Ida.
DP3APPKB juga berencana membawa Bunga ke shelter korban kekerasan sembari menjalani pemulihan trauma.
Selain itu, Ida mengatakan sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya terkait pemindahan lokasi sekolah korban.
“Kalau memungkinkan pindah sekolah, maka lokasi yang dekat dengan shelter. Jadi, dia lebih aman karena didampingi konselor setiap hari,” katanya. (gun/rek)
Editor : Jay Wijayanto