Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Diduga Dipicu Masalah Utang Rp 4, 5 Miliar, Rumah Pengusaha di Gayung Kebonsari Dirusak Puluhan Orang, Begini Kronologinya

M. Mahrus • Kamis, 18 Januari 2024 | 18:29 WIB
Kapolsek Gayungan Kompol Catur Sulistyantomo memberikan keterangan kepada wartawan di depan TKP di Jalan Gayung Kebonsari X Surabaya.
Kapolsek Gayungan Kompol Catur Sulistyantomo memberikan keterangan kepada wartawan di depan TKP di Jalan Gayung Kebonsari X Surabaya.
SURABAYA - Sebuah rumah yang dijadikan kantor di Jalan Gayung Kebonsari X, Gayungan, Surabaya menjadi sasaran amuk dan perusakan oleh puluhan orang, Rabu (17/1) sekitar pukul 09.00.
 
Akibatnya, tiga mobil di depan rumah yang merupakan kantor kontraktor itu mengalami kerusakan dan kaca rumah pecah berantakan. 
 
Puluhan orang yang melakukan perusakan itu diduga hendak menagih utang senilai Rp 4, 5 miliar kepada pemilik rumah, Farida.
 
Kapolsek Gayungan Kompol Catur Sulistyantomo mengatakan, awal mula kejadian ada kerja sama antara Farida dan Ruben di Sorong, Papua, untuk pembuatan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).
 
Pada pelaksanaan akhir sudah selesai dan ada kekurangan pembayaran dari pihak Farida.
 
Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Sorong oleh pelapor dan sudah dilakukan mediasi sebelumnya.
 
"Dari pihak Farida mereka sepakat untuk membayar kekurangan. Namun dalam perjalanan, dari pihak bu Farida tidak ada pembayaran sama sekali. Kekurangannya senilai Rp 4, 5 miliar," jelasnya, Rabu sore (17/1).
 
Diduga puluhan orang yang kecewa dan tidak dapat menemui pemilik rumah untuk menagih utang lalu melakukan aksi perusakan. Puluhan orang itu melempari rumah kontraktor itu menggunakan batu.
 
"Kita sudah pernah mediasi di Polsek. Bu Farida melalui pengacara bersedia membayar kekurangan, namun kami juga mencoba menghubungi Farida tapi kesulitan," jelas Kapolsek. 
 
Untuk meredam aksi puluhan orang itu, personel TNI dan Polrestabes Surabaya tiba di lokasi. Setelah dilakukan cooling system pihak dari Ruben sudah kembali pulang. 
 
"Sekarang sudah kondusif, ke depan akan dimediasi di Mapolrestabes Surabaya," sebutnya.
 
Usai kejadian tersebut, Rabu sore, Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP.
 
Informasi yang dihimpun, selain melakukan perusakan, ada tiga korban karyawan mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
 
Ketiganya harus dilarikan ke RS Bhayangkara, Surabaya untuk menjalani perawatan. (rus/jay)
Editor : Jay Wijayanto
#kontraktor #perusakan #Polrestabes Surababaya #polsek gayungan