SURABAYA - Kebakaran terjadi di perumahan mewah North Emerald Mansion, Citraland, Lidah Kulon, Lakarsantri Surabaya, Sabtu malam (13/1).
Akibat kejadian ini, penghuni rumah bernama ST, 60, asal Desa Kademangan, Mojoagung, Jombang, tewas. Korban saat kejadian tinggal seorang diri dan diduga mengalami sakit stroke.
Salah satu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Amir Akbar mengatakan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 18.48.
Awalnya kebakaran pertama kali diketahui sekuriti yang melihat kepulan asap berasal dari rumah korban.
Salah satu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Amir Akbar mengatakan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 18.48.
Awalnya kebakaran pertama kali diketahui sekuriti yang melihat kepulan asap berasal dari rumah korban.
Baca Juga: Balai Karantina Kembali Gagalkan Penyelundupan Ratusan Reptil di Pelabuhan Tanjung Perak, Ini Modusnya
Setelah dicek ternyata terjadi kebakaran di rumah korban. Api diektahui sudah membesar.
Setelah dicek ternyata terjadi kebakaran di rumah korban. Api diektahui sudah membesar.
Sekuriti kemudian melapor ke PMK Citraland dan Command Center 112. Selain itu juga menghubungi keponakan korban.
Satu Unit Pos Tempur Lakarsantri dikerahkan ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api pokok berhasil dipadamkan petugas sekitar pukul 19.16 dan dilanjutkan dengan pembasahan hingga selesai pukul 19.52.
"Yang terbakar kamar lantai satu. Satu korban pemilik rumah MD (meninggal dunia)," terang Amir, Sabtu (13/1).
"Yang terbakar kamar lantai satu. Satu korban pemilik rumah MD (meninggal dunia)," terang Amir, Sabtu (13/1).
Ia menambahkan, saat kejadian korban sendirian di rumah dan tidak ada yang mendampingi. Korban diketahui juga sakit stroke.
Diduga korban terjebak di kamar saat kebakaran terjadi. Sehingga terbakar dan meninggal dunia di kamar.
"Luas yang terbakar 5 x 6 meter di ruangan atau kamar lantai satu," terangnya.
Kapolsek Lakarsantri Kompol M Akhyar menjelaskan, setelah dilakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya, korban ditemukan meninggal di kamar lantai satu dalam keadaan terlentang dan hangus terbakar.
"Korban tinggal sendiri. Keterangan keponakannya, dia sakit stroke sudah lama. Awalnya korban asal Mojoagung, setelah Covid-19 mereda, tahun 2022 dia tinggal di situ," ucapnya.
Kapolsek Lakarsantri Kompol M Akhyar menjelaskan, setelah dilakukan olah TKP bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya, korban ditemukan meninggal di kamar lantai satu dalam keadaan terlentang dan hangus terbakar.
"Korban tinggal sendiri. Keterangan keponakannya, dia sakit stroke sudah lama. Awalnya korban asal Mojoagung, setelah Covid-19 mereda, tahun 2022 dia tinggal di situ," ucapnya.
Mantan Kapolsek Tambaksari ini mengungkapkan, korban sebelumnya didampingi pembantu dan suster. Namun saat kejadian, pembantu sudah tidak ada di rumah karena pulan kampung sejak Jumat (12/1).
Baca Juga: Pria Yang Ditemukan Gantung Diri di Kebraon Surabaya, Ternyata Pelajar SMA, Ini Dia Faktanya
"Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, kita sudah koordinasi dengan Labfor Polda Jatim. Senin nanti olah TKP," tegasnya.
"Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, kita sudah koordinasi dengan Labfor Polda Jatim. Senin nanti olah TKP," tegasnya.
Sementara untuk lokasi rumah yang terbakar, polisi telah memasangi garis polisi.
Mayat korban setelah dilakukan identifikasi dan olah TKP dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo untuk dilakukan visum. (rus/jay)