SURABAYA - Pelunasan biaya ibadah haji 2024 dibuka Selasa (9/1) ini. Calon jemaah haji (CJH) yang melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) wajib lolos tes kesehatan di puskesmas terdekat.
Kakanwil Kemenag Jatim Husnul Maram mengatakan, pelunasan BPIH reguler dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama dibuka 9 Januari sampai 7 Februari.
Pelunasan tahap kedua dibuka 20 Februari hingga Maret.
"Bilamana seluruh jemaah sudah melunasinya, maka tidak akan ada tahap kedua. Dan, sebelum pelunasan, jemaah harus lulus tes kesehatan untuk kelayakan terbang," kata Maram, Selasa (8/1).
Pelunasan tahap kedua dibuka untuk mereka yang memenuhi beberapa kriteria. Pertama, jemaah yang gagal sistem atau gagal pembayaran pada pelunasan tahap pertama, pendamping jemaah lansia.
"Jemaah haji penggabungan suami-istri dan anak kandung, orang tua terpisah, serta pendamping jemaah haji disabilitas bisa dibayarkan di tahap kedua," terangnya.
Biaya penyelenggaraan ibadah haji telah disepakati pemerintah dan Komisi VIII sebesar Rp 93,4 juta. Sementara yang harus dibayar jemaah rata-rata Rp 56,04 juta.
Provinsi Jawa Timur mendapat kuota haji tahun ini sebanyak 35.152 CJH. Sebanyak 1.758 CJH merupakan jemaah lansia. Mereka mendapat prioritas di dalam musim haji tahun ini.
Maram juga memastikan kuota haji tahun ini untuk Jatim akan bertambah sebanyak 3.890 CJH. Tentunya akan menambah jumlah kloter.
"Kloter di Jatim diperkirakan 88 kloter. Kami sedang menunggu keputusan dari pemerintah pusat karena berkaitan dengan maskapai penerbangan," pungkasnya. (rmt/rek)
Editor : Jay Wijayanto