Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Mahasiswa Universitas Narotama Korban Miras Oplosan Sambat Soal Ini Sebelum Meninggal, Berikut Kesaksian Keluarga

M. Mahrus • Selasa, 9 Januari 2024 | 01:29 WIB
ILUSTRASI (DOK JPC)
ILUSTRASI (DOK JPC)

RADAR SURABAYA - Susasana duka masih menyelimuti kediaman OKM, 22, di kawasan Jalan Kupang Krajan Masjid, Sawahan, Surabaya.

Mahasiswa semester lima Jurusan Manajemen Bisnis Universitas Narotama itu meregang nyawa diduga usai minum minuman keras (miras) di sebuah warung dekat kampus, di kawasan Sukolilo, Kamis malam (4/1).

Sepupu korban, Syaiful mengatakan, awalnya OKM mengeluh sesak di bagian perut pada Sabtu pagi (6/1).

Keluarga kemudian membawa korban ke dokter terdekat. Usai dari dokter, korban OKM pulang.

"Terus kisaran jam 14.00 kambuh sesak di perut. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit William Booth," ujarnya ditemui di rumah korban, Senin (8/1).

Saat di rumah sakit, korban ditangani dokter dan diberikan bantuan oksigen.

Namun korban tak kunjung membaik. Kondisinya justru semakin parah.

Sabtu (6/1) sekitar pukul 17.30, kondisi korban OKM kritis. Tak lama kemudian OKM meninggal dunia.

"Dari keterangan dokter terkontaminasi alkohol. Kita tahunya dari situ," ucapnya.

Menurut Syaiful, korban OKM sebelumnya tidak bercerita.

Pihak keluarga juga baru tahu sore itu dari pihak dokter.

Menurutnya, Kamis malam memang korban keluar. Namun, tidak tahu kalau melakukan minum minuman keras.

Terkait kepergian korban OKM, pihak keluarga mengaku sudah membuat surat pernyataan kematian untuk tidak melakukan autopsi.

Namun, saat disinggung bila ada dugaan tindak pidana, Syaiful menyebut tentunya keluarga berharap sesuai hukum yang berlaku.

"Dia semester lima mau naik enam. Keseharian kerja di kafe atau resto dan kuliah," sebutnya.

Pria 40 tahun ini menambahkan, korban telah dimakamkan di kawasan pemakaman Buk Abang Banyuurip, Minggu pagi (7/1).

Ibu korban, Sunarti menyatakan, OKM merupakan sosok anak yang baik dan pendiam. Dia merupakan anak tunggal.

"Anaknya humble, humoris. Sudah kerja dan kuliah," singkatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga mahasiswa dan alumni Universitas Narotama meregang nyawa setelah minum miras oplosan di sebuah warung dekat kampus mereka, Kamis malam (4/1).

Kematian ketiga korban tidak bersamaan. Melainkan berbeda-beda waktunya, yakni meninggal padsa Jumat dan Sabtu atau satu dan dua hari setelah menenggak miras oplosan. (rus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Kriminal Hari Ini #UKM Musik #pesta miras #kriminal surabaya #miras oplosan #universitas narotama