SURABAYA - Sejumlah kasus menonjol dan gangguan kamtibmas berhasil diselesaikan Polrestabes Surabaya selama tahun 2023. Kesuksesan pengamanan Piala Dunia U-17 di Surabaya menjadi catatan manis torehan Korps Bhayangkara Surabaya ini jelang tutup tahun.
Angka fatalitas kecelakaan pun berhasil ditekan dengan berbagai terobosan yang dilakukan Polrestabes Surabaya.
Hal ini disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce saat analisis dan evaluasi (Anev) akhir tahun di Ruang M Yasin, Polrestabes Surabaya, Jumat (29/12) siang.
Selama 2023, angka kejadian kecelakaan lalu lintas mengalami kenaikan dibanding 2022. Tercatat terjadi 1.404 kasus kecelakaan di wilayah Surabaya. Naik dibandingkan tahun lalu yang 1.263 kasus.
Meski demikian, Polrestabes Surabaya berhasil menekan angka fatalitas atau kematian akibat kecelakaan hingga 15 persen dari tahun lalu.
Tahun lalu ada 189 korban meninggal dunia. Sementara pada 2023 tercatat 161 korban meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas.
“Ini turun dibanding tahun lalu,” tutur Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce, kemarin (29/12).
Penurunan angka kecelakaan ini tidak lepas dari berbagai sosialisasi dan penindakan yang dilakukan Satlantas Polrestabes Surabaya.
Kegiatan preemtif dan preventif serta represif juga terus dilakukan. Tercatat selama 2023, sebanyak 31.397 pengendara ditindak baik menggunakan Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis, mobile, hingga tindak secara konvensional.
Upaya ini mampu menekan angka pelanggaran hingga 50 persen dibanding tahun lalu.
Sementara itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya selama 2023 berhasil mengungkap 612 kasus. Mulai ungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan curanmor.
Sebanyak 654 tersangka diamankan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dari kasus tersebut, 64 di antaranya merupakan kasus menonjol dengan jumlah kasus terbanyak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Tercatat 89,7 persen kasus kriminal berhasil diungkap dan diselesaikan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya,” kata Kombes Pol Pasma Royce.
Urutan kedua curat seperti pembobolan rumah yang melibatkan sindikat antarprovinsi, kasus pecah kaca, dan gembos ban mobil yang sempat viral di media sosial.
“Kami terus meningkatkan kinerja dengan selalu tanggap terhadap laporan masyarakat. Silakan menghubungi Call Center 110 atau hotline 081133370075 selama 24 jam,” tuturnya.
Selama 2023, Polrestabes Surabaya juga mengamankan berbagai kegiatan masyarakat. Tercatat 2.620 kegiatan dilaksanakan di Surabaya baik skala nasional maupun internasional, seperti pengamanan Piala Dunia U-17.
Suksesnya penyelenggaraan pesta bola kelas dunia itu bahkan mendapat apresiasi dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
“Kami juga amankan 595 aksi unjuk rasa dan 183 aksi berhasil kami cegah berkat komunikasi yang terjalin dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mencatat prestasi lebih moncer. Jelang akhir tahun, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap upaya penyelundupan 144 kilogram sabu-sabu (SS) yang hendak diedarkan jaringan Sumatera-Surabaya di malam tahun baru.
Sementara selama 2023, tercatat 238,861 kilogram sabu berhasil digagalkan peredarannya. Rinciannya, ekstasi 25.743 butir, 30,8 kilogram ganja, 1.016 butir pil Happy Five, tembakau gorila 49 gram, 186 ribu butir pil Carnophen, dan 1,5 juta butir pil LL. (gun/rek)
Editor : Jay Wijayanto