Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pengunjung Naik 60 Persen, Ini Alasan Mereka Pilih Liburan ke Hutan Mangrove Surabaya

Hildan Sepka • Rabu, 27 Desember 2023 | 02:31 WIB
JALAN-JALAN: Warga menghabiskan libur Natal di kawasan ekowisata Mangrove, Gunung Anyar, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
JALAN-JALAN: Warga menghabiskan libur Natal di kawasan ekowisata Mangrove, Gunung Anyar, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Efek libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sudah terasa di Kota Pahlawan.

Pengunjung ekowisata mangrove meroket. Bahkan, sejumlah wahana yang ditawarkan tampak penuh.

Humas Ekowisata Mangrove Wonorejo Devid Nugroho mengatakan, ada kenaikan dibandingkan hari biasa.

Datanya sekitar 60 persen. Total wisatawan yang berkunjung mencapai ribuan.

"Pas libur Natal tinggi. Kalau minggu-minggu biasa, antara 300-400 orang. Ini bisa sekitar 1.000 pengunjung," ujarnya, Selasa (26/12).

Dia menyebutkan, pengunjung dari berbagai wilayah. Tak hanya warga Surabaya, Gresik, Lamongan, Bojonegoro, hingga Malang.

Bahkan, Devid menegaskan, ada sejumlah wisatawan dari Pulau Madura.

"Dari total pengunjung, tetap warga Surabaya yang mendominasi. Jumlahnya sekitar 70 persen, sisanya pengunjung luar kota," terangnya.

Destinasi wisata di wilayah Surabaya Timur memiliki sejumlah daya tarik.

Sehingga, pengunjung yang datang dari berbagai latar belakang.

Selain sebagai sarana wisata keluarga, wisatawan kalangan kelompok remaja pun berdatangan.

"Suasananya asri dan alami menjadi daya tarik utamanya," ungkap Devid.

Dia menyebutkan, selain suasananya yang sejuk, ada beberapa spot yang ditawarkan.

Antara lain wahana spot foto baru hingga pengunjung bisa melihat burung secara langsung.

Juga menyebutkan ada sarana edukasi tentang mangrove.

“Karena momen ini banyak yang libur, jadi banyak yang berkunjung untuk sekadar piknik. Jadi, dengan hiruk-pikuk di tengah kota yang panas, kalau di mangrove kan enak, sejuk. Kita juga baru menanam jenis mangrove baru," katanya.

Devid menuturkan, ada salah satu wahana yang laris diserbu wisatawan.

Yaitu wisata perahu yang menyusuri kawasan mangrove tersebut.

Spot itu pun menjadi magnet kuat di Ekowisata Mangrove. "Kita pastikan semuanya dalam kondisi baik. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir," terangnya.

Pihaknya menyiapkan lima perahu wisata. Tiap unit berkapasitas 25-30 penumpang.

Sedangkan pemberangkatan dari dermaga dilakukan tiap sekitar 20 menit sekali. “Jadi, rolling terus perahu tidak pernah berhenti,” ucap Devid.

Devid memprediksi puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada akhir pekan ini hingga tahun baru.

Pihaknya membuka destinasi itu tiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 dengan tarif tiket Rp 15 ribu untuk anak-anak dan Rp 25 ribu untuk dewasa.

“Semoga wisata-wisata yang ada di Surabaya bisa menjadi tujuan destinasi. Tidak hanya yang di luar kota, karena Surabaya juga punya wisata alam seperti mangrove ini,” pungkasnya. (hil/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Kota Surabaya #objek wisata #libur nataru #wisata mangrove