Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bikin Penasaran, Berikut Pengakuan Korban Selamat Kasus Tenggak Miras di Vasa Hotel Surabaya

Guntur Irianto • Rabu, 27 Desember 2023 | 02:09 WIB
SELAMAT JALAN: Jenazah WAR setelah diotopsi di RSUD dr Soetomo, Selasa (26/12), dibawa keluarganya pulang untuk selanjutnya dimakamkan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SELAMAT JALAN: Jenazah WAR setelah diotopsi di RSUD dr Soetomo, Selasa (26/12), dibawa keluarganya pulang untuk selanjutnya dimakamkan. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Kamar mayat RSUD dr Soetomo tampak ramai pada Selasa (26/12) siang.

Beberapa orang yang diketahui teman dan keluarga korban yang meninggal akibat minuman keras (miras) menunggu di sana.

Keluarga korban WAR dan temannya menunggu jenazah korban usai dilakukan otopsi.

Sekitar pukul 02.00, jenazah akhirnya dibawa keluarga untuk dimakamkan di Makam Kembang Kuning.

Salah satu keluarga korban, Agus, mengungkapkan, pihaknya menyerahkan semua proses ke polisi.

"Pihak keluarga menyerahkannya ke polisi. Kami masih berduka," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu teman korban yang enggan disebut namanya sempat menceritakan, saat kejadian ia ikut minum bareng.

Minuman tersebut dibeli oleh WAR langsung ke bartender. Mereka tidak tahu minuman itu apa saja.

"Kami hanya tahu disuguhkan dan kami minum. Setelah itu pulang semua, baru tahu keesokan harinya," katanya.

Ia mengaku, saat mengetahui temannya satu per satu sakit usai kejadian langsung membawa ke rumah sakit.

Mereka fokus membantu temannya ini. Bahkan, salah satunya korban sempat berontak saat di rumah sakit akibat efek sakit yang diderita.

"Seperti kepanasan, ia kejang dan akhirnya diikat karena hendak mencopot semua pakaiannya," ungkapnya.

Teman korban ini juga merasakan hal yang sama. Saat minum tidak terasa apa-apa, bahkan tidak ada rasa mabuk.

Hanya saja, setelah itu tenggorokan terasa panas. Bahkan, ada temannya yang mual hingga diare.

"Saya juga merasakan hal yang sama. Rasanya kering tenggorokan. Akhirnya saya ajak injeksi vitamin. Agak baikan tapi mulut masih terasa kering sampai sekarang," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan terkait dua personel band yang meninggal dunia usai menenggak miras di Cruz Lounge Bar Vasa Hotel, Surabaya, Jumat (22/12) lalu.

Dua personel band itu R, pemain sexophone dan WAR, warga Jalan Granting Barat, Surabaya, meninggal dunia diduga usai minum miras.

Belakangan, IP yang sebelumnya kritis dan dirawat di RSUD dr Soetomo, akhirnya meninggal, Selasa (26/12).

Dengan meninggalnya IP, berarti korban miras tersebut menjadi tiga orang.

Saat ini satu korban, yaitu Mr, masih terbaring menjalani perawatan di RS Gotong Royong. (gun/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#tenggak miras #cruz lounge bar #personel band #Vasa Hotel Surabaya