Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dinas SDA-BM Surabaya Targetkan Penyelesaian 70 Proyek Saluran pada Awal Tahun

Hildan Sepka • Selasa, 26 Desember 2023 | 13:55 WIB
DILANJUTKAN: Pengerjaan saluran diversi Gunungsari dan Banyu Urip beberapa waktu lalu.
DILANJUTKAN: Pengerjaan saluran diversi Gunungsari dan Banyu Urip beberapa waktu lalu.

SURABAYA - Pemkot Surabaya berupaya mencegah banjir dan genangan. Pengerjaan saluran bakal dilanjutkan tahun depan. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya sudah memetakan puluhan titik untuk pengerjaan saluran.

Kabid Drainase DSDABM Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo mengatakan, proyek pencegahan genangan itu bakal merata. Totalnya ada 70 proyek. Pihaknya pun sudah menyiapkan anggaran proyek itu. “Nilainya mencapai Rp 300 miliar,” ujarnya, Senin (25/12).

Pemkot berencana melelang proyek itu awal tahun. Sehingga seluruh pengerjaan drainase dapat segera terealisasi. Selain itu, bentuk antisipasi kendala yang terjadi saat pengerjaan.

“Harapannya tidak molor kalau segera kita kebut mulai awal tahun. Januari sudah mulai lelang,” terangnya.

Salah satu prioritasnya adalah melanjutkan proyek diversi Banyu Urip. Pihaknya akan memasang box culvert.

Windo menargetkan pengerjaan selesai hingga Jembatan Raci di perbatasan Surabaya-Gresik. “Ada beberapa titik lainnya juga, terutama nanti di kawasan selatan,” ucapnya.

Dia menyebutkan, kawasan itu cukup penting. Selain menjadi titik rawan banjir, sejumlah titik belum tersentuh perbaikan. Pihaknya bakal menormalisasi dan meninggikan jalan.

“Kita tata salurannya di Jalan Ciliwung, Mayjen Sungkono, Ngagel Jaya Selatan, kemudian Kebraon,” tutur Windo.

Windo mengakui dana yang dialokasikan untuk proyek saluran itu fantastis. Namun dia optimistis dapat terserap optimal. Sebab, proyek pencegahan banjir menjadi komitmen pemkot.

“Ini (anggaran, Red) tidak sedikit. Tapi kalau ditambah proyek yang skalanya kecil, anggaran ini juga bisa bertambah,” katanya.

Selain itu, pihaknya bakal berkoordinasi dengan sejumlah pemilik utilitas. Sebab, di sekitar area proyek terdapat utilitas vital. Misalnya pipa PDAM.

“Tahun depan kita optimalkan pengerjaannya, karena kemarin jaringan PDAM kerap bocor karena alat berat saat pengerjaan saluran,” terangnya.

Windo mengatakan, pihaknya akan mengundang mereka. Dalam pertemuan itu, DSDABM Kota Surabaya akan memaparkan proyek yang akan berjalan.

Dia berharap pemilik utilitas itu segera menata ulang jaringan. “Harapan kita, mereka segera memindahkan,” katanya. (hil/rek)

Editor : Jay Wijayanto
#Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga #proyek saluran #pemkot surabaya