RADAR SURABAYA – Salah satu korban kebakaran gudang tiner milik PT Global Karya Utama Trans di Jalan Kalianak Nomor 55 Madya, Surabaya, adalah Heru Prasetyo.
Pria berusia 25 tahun itu berasal dari Ponorogo. Heru Prasetyo menjadi korban kebakaran dengan kondisi paling parah.
Heru yang juga karyawan PT Global Karya Utama Trans mengalami luka bakar 85 persen, derajat 2 B. Saat ini dia masih dirawat di Ruang Ressusitasi RSUD dr Soetomo.
Kebakaran tersebut menyebabkan enam korban. Termasuk pemilik gudang beserta istrinya, yang sempat mencoba memadamkan api menggunakan apar.
Enam korban dirujuk ke RSUD Dr Soetomo untuk mendapatkan perawatan intensif.
Ada tiga korban yang mengalami luka berat. Selain Heru, dua korban lainnya adalah Yuliana Tanaka, 51, dan Handojo Anggotijoso, 52, warga Taman Sutorejo Timur, Surabaya.
Mereka adalah pasangan suami istri sekaligus pemilik gudang.
Yuliana mengalami luka bakar 80 persen, derajat 2. Sedangkan Handojo mengalamui luka bakar 70 persen, derajat 2.
"Heru mengalami penurunan kesadaran dan masih belum bisa diajak komunikasi. Mereka masih mendapat perawatan intensif medis," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu M Prasetyo, Selasa (19/12).
Sementara ada korban lain yang menderita luka bakar ringan, M Ibrahim, 23, warga Jalan Tembok Sayuran, Surabaya yang terbakar di tangan dan kakinya.
Saiful Karim, 28, warga Mojowarno, Jombang, mengalami luka bakar di kakinya.
Serta satu lagi Budiono, 64, warga Kedungmulyo, Jombang, teknisi pabrik mengalami luka bakar di punggung kakinya.
Keenam korban ini masih dirawat intensif di RSU Dr Soetomo. Lima orang masih dalam kondisi sadar.
Sementara satu orang bernama Heru mengalami penurunan kesadaran.
Dalam proses pemadaman satu petugas DPKP Surabaya mengalami luka sobek di jarinya bernama Nugroho dan langsung dibawa ke rumah sakit.
"Tidak ada korban yang terjebak di dalam gudang. Kami masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran ini," terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Jalan Kalianak Nomor 55 Madya, Senin malam (18/12).
Sebuah gudang tiner terbakar habis. Kebakaran yang terjadi di PT Global Karya Utama Trans ini membuat gudang beserta seluruh isinya ludes dilalap api.
Sebanyak 30 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya baru bisa memadamkan api sekitar pukul 03.09.
Nahas, saat kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00, masih ada kegiatan di dalam gudang.
Ini membuat enam orang menjadi korban, termasuk pemilik gudang dan istrinya yang mengalami luka bakar sekitar 80 persen.
Diduga korban terjilat api karena mencoba memadamkan api yang sudah membakar zat kimia menggunakan apar. (gun/opi)
Editor : Nofilawati Anisa