SURABAYA - Pemkot Surabaya tengah bersiap menghadapi masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kesempatan itu diproyeksi bakal mendongkrak sejumlah wisata di Kota Pahlawan. Salah satunya adalah Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata THP Kenjeran Rusdi Ismet mengatakan, objek wisata alam di Surabaya itu menjadi destinasi favorit saat libur panjang.
Selain menawarkan pesona alam, terdapat sejumlah fasilitas pendukung. Itu menjadi daya tarik yang wisatawan yang akan berlibur dengan budget murah-meriah.
"Sudah kita lakukan pemantauan pada seluruh fasilitas yang ada, seperti playground, gazebo, anjungan, stan suvenir produk UMKM, hingga foodcourt," ujar Rusdi Ismet, Senin (18/12).
Dia memproyeksi, total pengunjung THP Kenjeran meningkat. Sehingga berkontribusi pada kenaikan PAD Kota Surabaya. Targetnya sekitar 15-20 persen.
"Sebentar lagi akan liburan panjang. Kita berharap di akhir tahun bisa menambah PAD Surabaya, khususnya di bidang wisata untuk menyambut para pengunjung. Seperti adik-adik sekolah yang libur panjang," ucapnya.
Libur sekolah dan libur Nataru tercapai target kenaikan pengunjung. Dia memprediksi terjadi lonjakan sekitar 10-15 persen. Ismet optimistis momen Nataru pergerakan wisatawan meningkat 20 persen.
"Harapannya, untuk Nataru peningkatannya bisa naik minimal 10-15 persen dari Nataru tahun kemarin. Memang kondisi pengunjung paling ramai saat tahun baru. Seperti tahun 2022 kemarin mencapai 7.548 pengunjung. Optimis bisa sampai 20 persen," katanya.
Ismet menyebutkan, kenaikan pengunjung sudah terasa sejak awal Desember lalu. Kenaikan tampak signifikan saat weekend. Sedangkan total pengunjung pada hari biasa mencapai 1.800-2.500 orang. "Kalau Minggu bisa antara 2.000 hingga 3.000 pengunjung," jelas Ismet.
Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan objek wisata lain di Surabaya. Tujuan kolaborasi itu untuk mewujudkan kenaikan PAD Surabaya di bidang wisata pada libur Nataru 2024. Antara lain, Kebun Binatang Surabaya (KBS) dan Romokalisari Adventure.
"Kami selalu berkoordinasi dengan objek wisata lain seperti KBS, Romokalisari Adventure. Mudah-mudahan semua akan ramai dikunjungi," sebutnya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Kota Surabaya selama libur Nataru 2024. Dia memaksimalkan promosi untuk menarik wisatawan. Menurutnya, Surabaya memiliki potensi pariwisata yang luar biasa.
"Tak perlu jauh-jauh, wisata di Surabaya sudah berbenah, bagus-bagus," tutur Ismet.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sudah menerbitkan surat edaran (SE) terkait Peningkatan Keamanan dan Ketenteraman Nataru.
Salah satu poinnya adalah meminta pengelola pariwisata melakukan pengecekan berkala pada keamanan dan kelaikan. Termasuk pula melakukan perawatan terhadap fasilitas wahana untuk memastikan keamanan dan keselamatan karyawan dan pengunjung.
Selain itu, pengelola atau pelaku usaha pariwisata juga diminta melakukan penataan parkir pengunjung dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Sekaligus, pelaku usaha juga diminta melakukan mitigasi bencana alam dan non-alam terhadap usahanya dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Pelanggaran terhadap SE tersebut akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya. (hil/rek)
Editor : Jay Wijayanto