RADAR SURABAYA - Semangat menyambut Natal sangat terasa di mana-mana.
Bahkan ada cara unik dan kreatif dalam membuat ornamen pohon Natal dari kipas dan lampion.
Pohon Natal setinggi tujuh meter itu menghiasi Perpustakaan Petra Christian University (PCU), Jumat (15/12).
Pohon Natal berdiameter empat meter itu berkonsep Chinese Ornament Christmas Tree, dengan menggunakan 183 kipas kertas khas ornamen Tionghoa.
Hiasan itu dikombinasikan dengan 205 lampion berwarna merah yang biasa digunakan dalam peringatan budaya Tionghoa.
Untuk pembuatan pohon Natal tersebut dibutuhkan waktu kurang lebih satu minggu.
"Kami menyesuaikan dengan nuansa Natal universitas. Sementara menggunakan warna merah yang melambangkan keberuntungan, suka cita, kebahagiaan karena Juru selamat, Kristus telah lahir ke dunia untuk segala bangsa,” ujar Kepala Perpustakaan PCU, Dian Wulandari.
Nuansa Natal tahun ini tentu berbeda dengan tahun sebelumnya.
Tak hanya pohon Natal dari kipas dan lampion, ada juga pohon Natal yang dibuat oleh para mahasiswa dari daur ulang kresek.
Pohon setinggi lima meter itu juga mengangkat tema Tionghoa, namun masih dalam ragam Indonesia.
Dengan menggunakan tas kresek bekas baik warna merah dan putih dibentuk pom-pom.
Ternyata ini bisa menjadi pembelajaran yang menyenangkan, secara tidak sadar para mahasiswa menerapkan soft skill.
Menurut Kepala Studio Merancang 1 Christine Wonoseputro, pohon Natal ini banyak didominasi oleh nuansa warna merah dan putih dengan sentuhan ornamen Tionghoa berwarna pink, kuning, dan cokelat muda.
“Karya apik ini merupakan hasil dari 64 mahasiswa Architecture PCU semester 1," tutur Christine.
Pohon natal yang dikerjakan selama 10 jam oleh para mahasiswa ini diletakkan di luar ruangan tepatnya di lapangan hijau.
"Bahannya harus waterproof, tetapi nuansa Tiongkok peranakan yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus muncul. Saya coba tawarkan ke para mahasiswa ternyata mereka sangat menyambut dengan antusias," terangnya.
Sebagai hiasan tambahannya menggunakan bahan yang murah dan berdimensi besar.
Di antaranya ada kipas, klakat dimsum, tempeh lengkap dengan bunga sakura dari kain berwarna merah muda dan menjadi makin manis dengan bintang di pucuk pohon berbahan alva board. (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa